Friday, July 12, 2019

MELIRIK PELUANG USAHA BENGKEL MOTOR, ANDA MAU???

              Peluang bisnis bengkel sepeda motor sepintas jika Anda dillihat dari besarnya potensi bisnis tentu sangatlah menggiurkan karena didasari dari fakta - fakta :

1. Pertambahan populasi sepeda motor di masyarakat makin meningkat berbagai varian terus bertambah artinya penjualan sepeda motor tiap merk motor  relatif meningkat tiap tahunnya. Fakta lain adalah banyaknya pengguna motor di indonesia sebagai bagian dari angkutan usaha hal ini tentunya peran sepeda motor masih memegang peranan penting dalam perputaran ekonomi di masyarakat. Sehingga sepeda motor dapat berperan ganda selain untuk kepentingan sarana angkut juga dapat digunakan sarana bisnis misalnya ojek online dan offline dan lain sebagainya.

2. Persaingan di pihak para pemegang merk motor  sehingga hal ini menjadi berkah tersendiri bagi calon pembeli motor. Untuk mengejar target penjualan suatu pemegang merk motor berlomba - lomba memberikan kemudahan pelayanan bagi konsumen untuk memiliki sebuah kendaraan motor diantaranya dengan memberikan DP ringan dan memberikan persyaratan yang mudah. Hal ini tentunya berpengaruh langsung kepada konsumen dalam memiliki sebuah kendaraan.

3. Kendaran sepeda motor sudah menjadi kebutuhan bagi keluarga seiring dengan bertambahnya kendaraan mobil dijalanan yang kerap menimbulkan kemacetan nah, dengan memakai motor tentunya keterlambatan di jalan akan sedikit teratasi.

4. Sepeda motor memiliki tingkat perawatan yang relatif murah dibandingkan dengan kendaraan roda empat.

5. Bengkel sepeda motor umum secara tidak langsung menjadi stockhoder atau penyedia layanan servis motor berbagai merk dan type sepeda motor. Kemungkinan lain adalah biasanya motor yang sudah habis masa servis gratisnya dari bengkel resmi biasanya akan mulai berpindah ke bengkel umum karena mungkin  beberapa hal :

a. Tidak terbiasa dilayani di bengkel resmi 
b. Harga jasa dan produk relatif mahal dibandingkan dengan harga di bengkel umum
c. Konsumen dapat dengan leluasa dilayani mekanik kepercayaannya sehingga konsumen bener - benar merasa dilayani. Konsumen dapat dengan leluasa menjelaskan keluhan motornya engan detil kepada mekaniknya.
d. Terkadang sistem antrian membuat konsumen menjadi malas untuk pergi mennyervis kendaraan sepeda motornya.

              Hal - hal diatas tentunya menjadikan peluang besar bagi tumbuh suburnya jasa perbengkelan kendaraan sepeda motor. Namun, pada kenyataanya disamping banyak yang masih bertahan usaha bengkel banyak pula yang bangkrut alias gulung tikar.
            Sebagai pelaku di indrustri usaha ini tentunya saya ingin berbagi pengalaman ataupun ilmu yang mungkin menjadi bahan pengetahuan saudara khususnya dalam usaha sepeda motor. Banyak faktor sebuah bengkel bisa eksis ataupun berkembang disituasi yang penuh dengan persaingan sekarang ini.
             Menurut pengamatan saya tentu ada beberapa point penting yang harus diperhatikan sebelum langsung membuka usaha sepeda motor diantaranya, dibawah ini ada beberapa pertanyaan - pertanyaan mendasar yang mungkin merupakan latar belakang calon sang pemilik usaha bengkel :
1. Apakah Anda sudah memiliki skill atau keahlian yang bisa diandalkan.
2. Apakah Anda sudah memiliki modal yang cukup.
3. Apakah usaha bengkel sepeda motor yang akan dijalankan bersifat coba - coba saja atau sekedar iseng.
4. Apakah Anda punya kemauan dan modal namun tidak memiliki kemampuan untuk mengelola usaha bengkel motor.
5. Apakah usaha bengkel untuk menjalankan hoby dan passion saudara.
6. Apakah usaha bengkel Anda hanya untuk mengikuti trend pasar ( ikut - ikutan ) atau pengamatan sesaat.
7. Apakah usaha bengkel saudara merupakan usaha yang dipaksa dari pihak diluar kemauan Anda contohnya orang tua, saudara ataupun rekanan.
             Pertanyaan - pertanyaan di atas adalah hal yang mesti dijawab secara jujur pada diri Anda karena ini akan berkaitan langsung atau berdampak pada cara kedepanya dalam mengelola bengkel motor. 
             Sejauh pengamatan yang saya lakukan dilapangan sebagian besar bengkel yang kuat bertahan adalah mereka dengan modal kemauan keras yang tinggi hambatan dan rintangan didepan dilalui dengan penuh percaya diri. Jika Anda masih berpikir untuk sukses didunia jasa ini hanya mengandalkan modal besar ataupun keahlian saja tentu sangat keliru karena saya melihat banyak bengkel berangkat dari modal besar namun pada akhirnya berujung brangkut namun, sebaliknya banyak juga bengkel - bengkel kecil yang sudah tahunan kini masih berdiri. Hal ini tentu yang membuat saya menarik untuk dipelajari dan mungkin menjadi bahan intropeksi ataupun evaluasi bagi kita.
Dalam kaitan tersebut saya akan mencoba  membahas kasus per kasus ketika seseorang akan mencoba merintis usaha dunia perbengkelan dari berbagi latar belakang, keadaaan ekonomi,  karakter, keahlian, hobi yang  berbeda - beda :

Kasus pertama :
Anda memiliki keahlian namun, Anda memiliki modal yang kecil atau nihil.

         Anda sesungguhnya sudah memiliki modal separuhnya dari bisnis ini karena skill Anda nantinya yang akan sedikit banyak membantu maju mundurnya usaha Anda terlebih jika keuangan Anda kecil. Jika belum memungkinkan saatnya Anda membuka bengkel pribadi sebaiknya Anda bersabar dahulu menunggu waktu yang tepat dan keuangan yang cukup. Selama Anda dalam penantian tentunya Anda dapat bekerja di bengkel motor lain yang lebih maju untuk menggali dan memperdalam skill Anda tentang teknik motor ataupun belajar tentang manajemen dari tempat bekerja Anda. Setelah Anda merasa sudah punya persiapan usaha tentu rencana Anda dapat segera direalisasikan. Jangan lupa Anda harus bersikap jujur dan mampu mengutarakan kepada boss Anda tempat bekerja jika Anda ingin resign dari tempat kerja sebelumnya karena jika Anda keluar secara baik - baik tentu kedepanya tidak akan menjadi beban moral atau hubungan menjadi tidak harmonis. Anda harus ingat baik - baik siapa tahu boss Anda kedepanya bisa  memberikan bantuan kepada Anda baik moril ataupun  materil.

Kasus kedua :
Anda memiliki kemauan dan modal untuk membuka bengkel namun, tidak memiliki skill tentang teknik dan manajemen bengkel motor.

           Jika Anda diposisi ini tentu idealnya Anda diharuskan untuk mengambil kursus ataupun sekedar magang diperusahaan terkait. Namun, sebenarnya usaha bengkel sepeda motor tidak serumit yang dibayangkan Anda hanya memerlukan kecerdikan Anda meskipun tidak berpengalaman tentang perbengkelan mampu mengelola usaha bengkel. 
          Triknya adalah sebelum membuka usaha Anda disarankan bergaul dulu minimal dengan para montir bengkel umum  Anda bisa bertanya tentang banyak hal terutama bidang pelayanan jasa konsumen dan sparepart yang mesti dipersiapkan. Selanjutnya ketika akan membuka usaha bengkel Anda rekrut montir yang bisa diajak bekerjasama sehingga beliau bisa menjadi guide ataupun pendamping jika Anda merasa nyaman kerjasama dengan beliau Anda bersikap empati dan memerhatikan keluhan - keluhan ataupun masukkanya yang mungkin berguna bagi perkembangan dan kemajuan bengkel Anda. 
           Ketika dalam perjalanan usaha sebaiknya saran saya Anda jangan dahulu memposisikan dahulu berlagak jadi boss yang gampangan tunjuk sana tunjuk sini tentunya ini akan menjadi bumerang bagi Anda. Ingat pegawai Anda adalah manusia yang dikepalanya sama dengan Anda tidak mau diremehkan ataupun dirugikan dan parahnya lagi jika sewaktu montir kesayangan Anda keluar Anda tentu akan stress sendirian. Sebaiknya diawal - awal usaha,  Anda seharusnya menjalankan pepatah  sambil menyelam minum air karena hal ini benar - benar akan membantu secara skill ataupun manajemen usaha. Jika Anda sudah merasakan ringan dan beratnya pekerjaan montir maka kedepanya Anda akan lebih mudah menghargai ongkos kelayakan bagi konsumen, kemudian Anda dapat memberikan berapa kisaran gaji montir serta mengukur kemampuan montir. Hal ini tentunya tidak bisa dipercayakan kepada orang lain namun, tentunya skill insting Anda yang bertindak yang didasarkan atas pengalaman Anda selama menjalankan usaha.

Kasus ketiga 
Anda ingin membuka usaha bengkel karena Anda merasa memiliki hoby dan passion.

           Sebenarnya jika Anda menyadari bakat Anda ada di bidang automotif tentunya ini  merupakan nilai plus Anda karena biasanya usaha yang dibarengi hoby relatif mampu bertahan lama. Karena mereka bekerja bukan atas dasar paksaan ataupun demi uang sekalipun namun, lebih kearah kepuasan konsumen dan pribadinya. Tentunya jika hal ini ada dalam diri Anda, sebenarrnya Anda tinggal mencari momentum yang pas kapan Anda akan mulai membuka usaha bengkel. Karena berdasarkan pengalaman termasuk saya pribadi jika sudah belajar teknik motor terlalu dalam biasanya akan cepat menemukan kejenuhan dan kebosanan karena memang latar belakang saya bukan dari hoby ataupun penggila automotif.  Kenyataan lain adalah terkadang perbaikkan motor sampai lembur bergadang hingga larut malam sehingga banyak dari para montir yang jatuh sakit karena kurang memperhatikan kesehatannya sendiri.
          Ketika ada keinginan untuk membuka usaha bengkel motor saat itu saya hanya menggunakan modal pas - pasan sehingga mau tidak mau saya dipaksa harus banyak belajar tentang berbagai hal seluk beluk dunia usaha motor   hingga sampai sekarang atas ijin Tuhan bengkel sepeda motor masih berjalan. Masalah  modal sebenarnya saat ini relatif mudah apalagi jika Anda memilki kemampuan untuk membuat bisnis plan ataupun proposal usaha bisa ke pihak Bank, Koperasi, Pegadaian ataupun jasa pinjam uang sejenisnya. Namun, kalau boleh mengasih saran sebaiknya usaha - usaha diawal tidak dulu menggunakan fasilitas keuangan dari luar dulu. Hal ini untuk menjaga - jaga jika usaha Anda tidak semulus yang dibayangkan. Karenanya menurut hemat saya sebaiknya Anda bekerja ataupun magang dahulu diperusahaan  orang lain sambil menunggu moment yang tepat.

             Dari ketiga kasus di atas umunya semua berpotensi untuk dapat menjalankan usaha bengkel motor dengan baik namun, jika usaha yang akan Anda bangun modalnya hanya sekedar iseng ikut - ikutan trend tentu ini sangat berbahaya bagi kelangsungan usaha Anda. Fakta dilapangan banyak pemodal yang membiayai orang lain untuk menjalankan usaha namun, berakhir gagal alias bangkrut tidak mencapai satu tahun. Sejatinya jika Anda sudah merencanakan dengan matang maka anjuran saya di awal - awal usaha harus menjadi garda terdepan bagi usaha Anda karena orang lain termasuk karyawan  belum tentu pedulinya sama dengan Anda terlebih menyangkut  kemajuan usaha Anda.

            Setelah Usaha Anda berjalan tentunya Anda harus menjadi manusia pembelajar sejati karena tantangan usaha jaman dahulu berbeda dengan jaman sekarang. Contoh sederhananya kalau dahulu konon jika seseorang mau membuka usaha bengkel hanya bermodalkan kunci - kunci dan ( maaf ) wearpak kumal bahkan mungkin tempatpun kadang gratisan sebuah bengkel bisa berjalan.  Namun, kondisi sekarang jika dibandingkan dengan jaman dulu tentunya berubah sangat drastis. Artinya jika kita ingin dikenal sebagai bengkel yang profesional kita harus mulai memperhatikan :

a. Penampilan 
b. Skill mekanik
c. Sikap terhadap pelanggan
d. Fasilitas 
e. penampilan tempat baik interior ataupun eksterior

              Disamping hal - hal di atas yang tak kalah pentingnya lagi adalah Anda harus memanfaatkan manajemen modern yang tentunya hal ini akan banyak berpengaruh pada usaha Anda baik secara jangka pendek, menengah ataupun panjang. Karena ujung - ujungnya jika usaha kedepanya maju tentunya usaha akan mengundang masalah yang relatif rumit. Jadi saran saya jika Anda serius ingin mengembangkan usaha maka manajemen modern sudah  benar - benar dipikirkan.

             Jadi sebenarnya inilah yang menjadi kunci jawaban apakah usaha bengkel motor ini peluang ataupun ancaman semua tergantung kita dalam cara kita mengelola usaha bengkel itu sendiri. Siapapun Anda dan latar belakang  bisa sukses asalkan Anda memilki kemauan dan keyakinan untuk sukses di bisnis ini dan mampu beradaptasi dengan kemajuan jaman. Saat ini kondisinya sudah berbeda dengan dahulu, jika untuk sekedar menimba wawasan ilmu pengetahuan dan informasi dapat dengan mudahnya dicari di internet salah satunya di Youtube Anda dapat belajar berbagai hal disana. Namun, jika Anda ingin mengejar impian Anda dan meraih kesuksesan Anda mesti berjuang habis - habisan berkorban demi kelangsungan masa depan Anda dan usaha Anda. Jika  kita harus jujur sebenarnya untuk mencapai kesuksesan itu ternyata 90% tergantung dari sikap dan pola pikir kita bukan hal - hal yang diluar dari diri kita. 
             Beberapa fakta banyak ditemukan bahwa kesuksesan itu bergantung dari emosional kita seperti kesabaran, keuletan, kedispilinan sifat - sifat inilah yang sesungguhnya akan menolong dan kekuatan bagi kesuksesan usaha Anda. Hal - hal inilah yang kini menjadi krisis bagi wajah generasi kita khusus bagi generasi milenial mereka cenderung memiliki mental instan dan ini sangat berpengaruh buruk terhadap profesi apapun. Seberapa besar peluang usaha jika kita tidak mampu mengelola dengan baik maka hanya akan menjadi sebuah kenestapaan namun, sebaliknya sekecil apapun peluang jika kita mampu mengelolanya dengan baik maka akan berbuah manis juga pada akhirnya.





Wednesday, July 10, 2019

MANAJEMEN MENTAL KEWIRAUSAHAAN

           Masalah manajemen perusahaan dikalangan pebisnis baik skala kecil, menengah ataupun besar  tentunya harus mendapatkan perhatian secara seksama. karena logikanya bagaimana sebuah perusahaan akan maju dan berkembang jika didalamnya carut marut terutama hal ini akan berhubungan langsung dengan keuangan suatu perusahaan. 
             Dewasa ini dimana persaingan usaha yang semakin sengit terlebih munculnya fenomena gaya hidup masyarakat dalam berbelanja dengan cara online sehingga membuat konsumen pasar offline harus tercerabut ke pasar online dan ini lah sebuah keniscayaan yang mau tidak mau terjadi. Sebagian pihak mungkin diuntungkan dengan adanya kondisi ini karena kini mulai banyak penyedia pembuatan website, aplikasi dan media - media teknologi lain yang pada intinya merancang untuk membantu perusahaan untuk bisa dikenal dan bersaing dipasar online. Fakta lain adalah munculnya berbagai marketplace, e-commerce dan sarana bisnis online lainnya yang semuanya mengarah  pada satu istilah online marketing. 
         Melihat persaingan ini tentunya kita sebagai pelaku usaha harus mulai berbenah diri memperbaiki sistem perusahaan kita didalam terlebih dahulu dan jika telah memungkinkan alangkah baiknya sudah mulai memikirkan merambah kepasar online. Beberapa karakter yang harus dimiliki oleh sang enterprener sejati adalah sebagai berikut :

1. Mental pembelajar 

          Semakin hari semakin banyak perubahan dalam hidup baik menyangkut budaya, teknologi, informasi ataupun produk sehingga hal ini memungkinkan kita harus selalu mengikuti zaman jika kita tidak mau ketinggalan. Karenanya dijaman yang syarat dengan ilmu pengetahuan ini mental  kita betul - betul harus menjadi mental yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi sehingg diharapkan kita mampu membuat sistem perusahaan dengan manajemen yang lebih modern.

2. Selalu terbuka 

           Sepertinya kita akan banyak menemukan kesulitan jika kita bersikap tertutup dari informasi yang semakin hari semakin berkembang namun, dilain pihak juga kita tetap harus memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih. Kita dtuntut untuk selalu menjadi manusia yang bijak dalam melakukan keputusan apapun. Untuk dapat melakukan keputusan yang baik ini kita membutuhkan berbagai saran ataupun  informasi  diluar kita.

3. Sikap mental ( kecerdasan emosional )

         Untuk tetap bertahan survival diberbagai kondisi keadaan kita tentunya tidak hanya bisa mengandalkan dari segi kecerdasan intelektual saja namun, tentunya sikap dari diri kita sedikit banyak akan berpengaruh pada perkembangan usaha. Contohnya jika usaha kita ditengah jalan ditimpa krisis keuangan tentunya sikap kita juga diuji apakah semua hambatan yang ada menjadi bencana ataupun berkah itu semua kembali pada sikap mental kita. 
            Jika sikap mental kita baik tentunya kita akan segera mencari solusi bukan sebaliknya mencari - cari alasan ataupun kambing hitam. Berpikir positif salah satunya akan membantu kita menemukan akar permasalahan di setiap permasalahan yang datang silih berganti. Dari sikap - sikap inilah diharapkan kita memiliki sikap pantang menyerah, niat kuat, disiplin, percaya diri, mengambil resiko, jujur, kreatif dan inovatif.

4. Sikap mental ( kecerdasan spiritual )

            Kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional memang penting namun, alangkah lebih baik lagi jika kita mampu juga untuk meningkatkan terus kecerdasan spiritual kita karena sebenarnya inilah pangkal kebahagiaan kita kita merasa makhluk TUHAN yang sejatinya kesuksesan hidup bukanlah tujuan akhir namun, tujuan yang hakiki adalah kita hanyalah hamba ALLAH yang dititipi amanah untuk berlaku baik dan mencari amal untuk kehidupan di akherat kelak. 
            Kita senantiasa harus selalu sadar bahwa alam dunia seisinya adalah hanyalah permainan didalamnya terdiri dari banyak cobaan dan ujian manusia bebas menentukan jalannya masing - masing. Kecerdasan spiritual ini tentunya sangat memegang perananan yang sangat penting karena didalamnya syarat dengan hakikat - hakikat kehidupan.Fakta dari manusia tidak boleh jauh dari agama adalah banyak orang - orang diluar sana hidup bergelimang harta namun berakhir dengan tragis alias bunuh diri dan mungkin kasus - kasus lain yang membuat kita  jadi bahan renungan. Setidaknya jika kita merasa lelah dengan kehidupan ini tentunya ada beberapa tip yang mungkin bisa Anda sadari :

a. Hidup untuk mencari amal
b. Ingat selalu akan tujuan hidup
c. Selalu ingat akan kematian

           Kebahagiaan hidup kita didunia tidak bisa diukur dengan hanya melihat dari parameter seberapa besar kekayaaan seseorang namun, sejauh mana harta kita membawa pada keberkahan dan ada dalam keridhoanNYA. Diharapkan jika pemahaman agama kita baik kesuksesan kita tentu bukan hanya untuk pribadi namun lebih dari itu kita harus menjadi orang yang mampu memberikan kebaikkan dan manfaat  kepada orang lain.

          Bagaimanapun kita hanyalah makhluk yang lemah kita selaku hambanNYA wajib menjalankan segala perintahnNYA dan menjauhi segala laranganNYA, kesuksesan kita tidak hanya sukses di dunia melainkan terbawa juga sampai ke alam akhirat. Jadi kesimpulanya adalah untuk bisa bertahan dalam hidup kita wajib menjalankan hidup ini bukan hanya dengan ilmu dunia saja melainkan dengan menjalankan syariat illahiah yang justru dibuat untuk kemaslahatan manusia.
        Mudah - mudahan kita menjadi manusia tangguh dalam segala hal baik urusan dunia ataupun akherat...aamien
 



 

Tuesday, July 2, 2019

JENIS - JENIS KARAKTER MONTIR

            Artikel ini saya buat tidak lain adalah untuk memberikan gambaran perihal prilaku fakta dilapangan montir yang terkadang membuat ' Kaget 'sang pemilik usaha sehingga karena hal penting inilah perusahaan kita khususnya di dunia perbengkelan terkadang maju mundurnya sedikit banyak dipengaruhi oleh perannya para montir. Dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman kepada saudara khusus mengenai karakter montir dan tentunya hal ini dapat menjadikan pengetahuan kepada saudara terlebih jika latar belakang usaha  saudara berasal dari modal yang pas - pasan tentunya artikel ini akan sedikit banyak membantu permasalahan dari kemungkinan "ulah" yang berkaitan dengan para montir. Karena saya percaya jika perusahaan - perusahaan yang dibangun dari modal yang besar mungkin masalah montir tidak terlalu menjadi masalah dengan kemampuan modalnya perusahaan mampu menggaji karyawan sesuai kemampuanya dan juga adanya praktek training disetiap level pekerja tentunya ini program yang sangat efektif dalam jenjang karir seorang pegawai.
            Namun, tentunya ini hanyalah observasi saya selama menjalani usaha bengkel motor roda dua yang sudah barang tentu banyak suka duka dan cerita yang pernah saya jalani. Baik langsung saja saya akan mencoba memaparkan prilaku atau karakter apa saja yang dimiliki oleh para montir  - montir itu dan bagaimana mengatasinya:


 1. Tua  dan berpengalaman

           Kabar baiknya jika Anda mendapatkan montir dan berpengalaman tentu akan memberikan keuntungan yang posistif karena konsumen biasanya secara umum akan memberikan kesan pertama percaya karena dari segi umur yang relatif tua itulah mereka akan berpikir dengan umur yang tua tentunya akan banyak segi pengalamanya juga. Namun, tentunya hal ini bukanlah jaminan karena banyak pula montir - montir yang muda jauh lebih baik daripada montir - montir yang tua. 
            Beberapa kelemahan dari montir tua diantaranya tentu dari segi pisik akan sulit disetarakan dengan montir - montir yang lebih muda, karena bisa jadi banyak beban tanggungan di rumah tangga sehingga menimbulkan masalah terkadang berprilaku sangat emosional, merasa diri senior dan ingin selalui dihormati terkadang sulit mendapatkan masukan dari orang - orang sekitar tempat dia bekerja sehingga cenderung bermental egois, dan yang lebih parah lagi jika usaha bengkel Anda sudah merasa maju dan beliau merasa berjasa nah, biasanya kalau sudah keadaanya begini dan Anda merasa sangat tergantung dengan beliau siap - siap Anda untuk menerima setiap ulahnya.
            diantaranya sering melakukan pijaman uang dengan alasan yang terkadang  masuk akal ataupun tidak, parahnya jika hal ini menjadi latah dan kebiasaan artinya selama bertahun - tahun bekerja semakin lama semakin banyak utangnya seperti tidak ada keseriusan untuk melunasi utang kepada sang majikan. Biasanya  Jika kondisinya sudah separah ini dan merasa sudah tidak sangup lagi membayar hutang maka lantas dia baca ( montir ) akan mengeluarkan jurus pamungkasnya yakni ingin segera dinaikkan  gajinya.      Inilah salah satu dilema yang sering dialami setiap usaha dalam perbengkelan jadi selain pemilik usaha memikirkan kelangsungan usaha namun, harus pula meladeni montir yang terkesan ngeyel dan memanfaatkan keadaan. Namun, tentunya saya percaya masih banyak juga montir - montir tua diluaran sana yang baik - baik dan bijaksana. Sejauh pengalaman saya terkadang banyak faktor yang menyebabkan seseorang pegawai jadi berubah diantaranya mungkin masalah kondisi ekonomi keluarganya, lingkungan pekerjaan yang tanpa aturan dan tata tertib tempat bekerja atau mungkin pembawaan atau karakter kita selaku pemilik usaha dianggap layak untuk di "balas" oleh mereka. 

SOLUSI 

            Jika Anda mendapati karakter pegawai seperti yang dikemukakan di atas maka saran saya tentunya Anda sebagai pemilik usaha dituntut  pandai membaca peta kedepan usahanya terlebih jika sudah menyangkut urusan dengan orang. Terkadang sulit untuk Memegang komitmen di awal saat membutuhkan pekerjaan hingga mengemis - ngemis namun, setelah mulai merasa berjasa kemudian lantas jadi banyak berulah dan tentunya dari segi prosfek usaha Andapun tentunya akan sulit maju atau berkembang jika hanya mengandalkan seseorang tentunya ini seharusnya menjadikan pelajaran bagi Anda jika kedepanya usaha Anda tidak mau berhenti ditengah jalan.
             Cara yang mungkin bisa dilakukan adalah yakni Anda sebagai pemilik usaha mau tidak mau untuk sementara harus bekerja extra artinya selain Anda melayani toko Anda juga harus mau belajar tentang teknik - teknik motor itu sendiri tentunya dari segi pelayanan akan terbantukan dengan lebih cepat jika Anda sebagai pemilik mau untuk turun tangan melayani konsumen dan Anda bisa menghemat dalam hal gaji karyawan. Hal ini tentunya akan memberika sedikit demi sedikit ilmu tentang teknik motor itu sendiri yang kemudian Anda sebagai pemilik motor paham jika ada salah satu konsumen Anda untuk berkonsultasi perihal tentang keluhan motornya jadi intinya Anda sedikit - sedikit mencari ilmu dari pegawai dan kedepanya Anda akan tidak terlalu dipusingkan lagi oleh sifat dan sikap yang menyebalkan dari pegawai Anda. Hai ini yang saya pernah lakukan disaat awal perintisan kalau boleh tahu ini juga karena saya mengalami hal pahit ditinggal montir yang kepercayaan karena sang montir semakin lama semakin berulah terkadang membuat - buat aturan sendiri kepada rekan kerjanya tanpa sepengetahuan saya sebagai pemilik usaha. Namun, biarlah itu akan jadi cerita lama kenangan indah saja mulai saat itu saya memutuskan untuk mau belajar teknik motor alhasil tanpa sadar sejalan dengan perjalanan usaha skill bertambah dari mulai servis motor, mengelas listrik, las karbit, stel velg, cat body, fiberglass semuanya tentu membutuhkan kemauan dan kerja keras jangan sampai seiiring perjalanan usaha Anda tidak punya pengalaman ataupun skill usaha apa - apa tentu menurut saya ini akan merugikan Anda sendiri berbeda jika Anda segala bisa Anda tidak akan lagi di kerja bodoh oleh pegawai. Malahan keuntunganya jika Anda bisa melakukan teknik bidang lain tentunya akan menambah jumlah pelayanan seperti dulu sayapun disamping melayanu service saya membuka pelayanan cat body dan pengelasan.
         Cara lain jika Anda punya kemampuan untuk menambah karyawan maka cari karyawan yang masih muda dan memiliki semangat untuk belajar jika Anda mendapatkan profil seperti ini maka, jangan Anda sia - siakan karena ini akan menjadi investasi  Anda walaupun sifatnya hanya sementara ataupun jangka pendek karena terkadang kalau sudah merasa bisa dan merasa sudah tidak ada lagi kecocokkan maka biasanya akan mencari bengkel yang menurutnya layak. Biasanya betah atupun tidaknya karyawan biasanya tergantung dari kebijakan kita walaupun memang dalam kenyataanya semua tergantung sikap dari karyawan itu sendiri.


2. Tua kurang pengalaman

            Pegawai - pegawai umuran 50 tahun ke atas seperti ini biasanya bekerja karena kepepet kebutuhan ekonomi keluarga, mereka bekerja hanya mendapatkan gaji tanpa punya kemauan untuk mengembangkan keahliannya. Walaupun tidak semuanya bermental demikian namun, berdasarkan fakta dilapangan saya sering mendapati kasus seperti ini. Bebera faktor yang mungkin bisa membuat hal ini terjadi kemungkinan adalah :

a. Memiliki pemahaman yang kurang positif yakni tidak perlu lagi memperdalam ilmu keteknikan karena merasa orientasi mereka adalah uang bukan ilmu.

b. Bisa jadi mereka bekerja karena keterpaksaan saja karenanya mereka bekerja ataupun berpikir hanya coba - coba cari pengalaman saja berharap ada kecocokkan dalam bekerja. Karenanya di awal ketika interview Anda jangan mudah percaya bahwa ia akan mampu bekerja loyal dan sanggup memajukan perusahaan Anda dan kemudian Anda merasa harus memberikan gaji yang sesuai dengan keinginanya sebaiknya  saran saya Anda beri dulu gaji normal dahulu baru sestelah beberapa bulan Anda dimana sudah melihat kemampuanya baru Anda bisa menaikkan gajinya. 

c. Merasa canggung atau gengsi untuk bertanya kepada bawahan dalam bidang pekerjaan karena harga dirinya berkurang.

d. Relatif sulit untuk menerima pengetahuan ataupun skill baru karena mungkin kebiasaanya sudah terpola dari sebelumnya tempat dia bekerja dengan lingkunganya yang baru. Hal ini lebih parah lagi jika yang bersangkutan tidak ada bakat ataupun hoby dibidang automotif tentu ini akan memerlukan waktu penyesuaian yang cukup lama. Sebaiknya menurut saya pegawai dengan kondisi demikian jangan dahulu diberikan kepercayaan melayani kendaraan konsumen namun, jadikan dahulu pelayan toko supaya perlahan dapat mengenali sparepart kendaraan dan fungsi - fungsinya. Jika perusahaan memiliki kendaraan berupa inventaris ini mungkin cara yang tepat kendaraan inventaris ini untuk dijadikan bahan praktek pemula sehingga pegawai tentunya akan lebih cepat memahami belajar teknik walaupun secara otodidak.

e. Sulit fokus dalam bekerja karena kemungkinan beliau bekerja dengan beban pikiran yang cukup berat banyak masalah sehingga bekerja setengah hati. Sehingga dampaknya terkadang menjadi mudah tersinggung dan mudah lelah.Jika Anda melihat gejala - gejala ini sebaiknya Anda mulai melakukan  langkah kebijakan untuk mengajak yang bersangkutan duduk bersama membahas tentang masalahya sykur jika saat itu bisa ditangani langsung jika tidak tentunya kita bisa mengistirahatkan dulu beberapa hari kedepan untuk sekedar menenangkan diri itupun jika menurut Anda karyawan ini layak untuk dipertahankan di perusahaan Anda.


3. Muda berpengalaman

           Idealnya jika ingin usaha kita cepat lebih maju sebaiknya kita mencari pegawai yang memang punya prospek yang cukup mumpuni diantaranya muda, banyak talenta, semangat bekerja dan mau belajar untuk mengembangkan ilmunya. namun, kenyataaan dilapangan untuk mendapatkan pekerja yang benar - benar sesuai dengan yang kita harapkan relatif sulit karena memang ini incaran setiap bengkel kalaupun ada tentunya bengkelpun akan sebisa mungkin mempertahankan keberadaanya. Beberapa cara yang mungkin dilakukan pemilik usaha memberikan cicilan kredit motor bahkan rumah yang penting betah ditempat kerja. Disisi lain juga tidak mudah mendapatkannya karena biasanya kalau sudah merasa serba bisa dan ada modal  uang cukup biasanya akan mulai berpikir untuk membangun usahanya sendiri. Jadi inilah salah satu kesulitan tersendiri dari usaha bengkel mencari pegawai yang benar - benar dapat diandalkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
          Disamping kelebihan - kelebihan di atas tentunya pegawai muda nan berpengalaman rata - rata memiliki jiwa yang labil karena mungkin masih berpeluang untuk melakukan ' petualangan ' dalam hidup sehingga mudah tergoda oleh ajakan dari teman - teman dekatnya sehingga terkadang yang muda ini cenderung relatif sulit diatur dan jika diberi saran emosinya menjadi sulit dikendalikan karena merasa jasanya banyak yang memerlukan. Jika sudah demikian terkadang jadi dilema besar bagi sang pemilik usaha. 

Solusi 

1. kita harus menjadikan mereka sahabat dimana kedua belah pihak tidak ada yang merasa direndahkan bukan sekedar lagi pegawai bekerja kemudian dapat uang tapi sebuah keluarga.
2. Berikan perhatian yang tulus dan mulai perhatikan kebutuhan - kebutuhanya.
3. Berikan tantangan - tantangan dalam kerjaan untuk sekedar menghindari kebosanan - kebosanan.
4. Berikan reward jika memang dapat meningkatkan penghasilan pendapatan Anda.
5. Sedikit demi sedikit diberikan kepercayaan jika nantinya Anda sebagai pemilik usaha tidak bisa atau berhalangan hadir untuk melayani konsumen maka orang kepercayaan Anda yang akan menghandel pekerjaan - pekerjaan Anda. 


4. Muda tidak berpengalaman

          Sepintas terlihat gampang sebuah bengkel dalam merekrut sebagai pegawai salah satu contoh asumsinya mungkin  banyaknya lulusan dari SMK tiap tahunnya terus bertambah. Namun, kenyataanya justru sebaliknya berapapun jumlah lulusan dari SMK sepertinya tidak berpengaruh terhadap kualitas ataupun kuantitas pekerja yang notabene mereka lulusan dari jurusan automotif. Berdasarkan dilapangan kenyataannya mereka sangat kurang dalam berbagai hal baik mental maupun skill saya sering memperhatikan para peserta praktek kerja lapangan [ PKL ] ternyata rata - rata ilmu tekniknya sangat jauh dari harapan disamping itu sebagian dari peserta hanya bermain - main saja atau kurang serius, jika hal ini terjadi tentu kegiatan proses belajar menjadi sangat tidak efektif seharusnya pihak sekolah mestinya memperhatikan kondisi ini lebih jauh supaya anak didiknya kelak mampu terserap dalam bursa kerja dimana persaingan tenaga kerja semakin hari semakin tajam.
          Untuk menanggulangi ini tentunya pihak sekolah wajib memberikan perhatian yang lebih intensif lagi misalnya dengan memperbanyak jumlah jam prakteknya dari pada teori. Sehingga diharapkan peserta didik lebih terbiasa dalam bongkar pasang motor dan ketika mereka lulus mereka betul - betul  memiliki persiapan yang matang ketika akan melangkah ke dunia kerja.  Sekarang ini  ironinya banyak dari para lulusan SMK dari jurusan automotif yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya, ini menandakan bahwa tugas sekolah sebagai sarana untuk mempersiapkan tenaga kerja produktif masih jauh dari harapan sekolah mesti merubah kurikulum yang mungkin sekarang ini sudah tidak relevan lagi dengan situasi dan kondisi jaman. 
        Jika Anda mendapati pekerja yang masih muda dan masih belum berpengalaman tentunya kita senantiasa memberikan masukan dan saran agar msmpu bekerja lebih giat lagi dan mampu menyetarakan diri dengan teman - teman lingkunganya bekerja. 
        
       Beberapa keuntungan jika kita mendapatkan calon montir yang masih mentah diantaranya adalah :

1. Relatif mudah diatur karena mungkin masih sangat bermotivasi ingin memiliki keahlian dan mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar bahwa dirinyapun mampu.

2. Gampang menerima pengetahuan baru karena mungkin tenaga dan pikiranya masih fresh belum banyak terkontaminasi dari tanggungan beban keluarga.

3. Berpeluang besar untuk menjadi ahli jika yang bersangkutan memiliki karakter yang tidak mudah menyerah dalam menemukan solusi berbagai permasalahan dalam teknik motor dan alangkah lebih baik juga jika diimbangi dengan karakter yang baik dan sopan mampu menghargai kepada atasan ataupun bawahannya.

solusi 

         Jika Anda mendapati karyawan yang masih kurang berpengalman namun umurnya masih muda diantaranya :

1. Berikan dia sedikit kebebasan untuk mengimplementasikan keahliannya karena biasanya mereka tidak mau merasa banyak diperintah ataupun diatur.
2.Berikan motivasi dan dorongan baik secara moril ataupun materil agar semangat kerjanya  meningkat.
3. Lakukan evaluasi kerja berikan reward jika mereka bekerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

semoga dengan paparan sekelumit tadi bisa memberikan Anda pertimbangan ataupun mungkin solusi khususnya yang menyangkut dengan masalah montir jika mungkin level usaha Anda sama dengan saya yakni bermodal pas - pasan.

Semangat terus semua kendala dan rintangan jadikan sebagai wahana ataupun guru kita semoga menjadi pribadi yang lebih dewasa. Semoga...aamien 



 



Saturday, June 29, 2019

STRATEGI 3 TAHUN PERTAMA MERINTIS USAHA BENGKEL

         Artikel ini saya buat untuk sekedar berbagi pengalaman saja dalam perjalanan merintis bengkel sepeda motor ( true story ) dan tentunya semoga saja ada hikmat ataupun manfaat yang  bisa dipetik melalui artikel ini dan diharapkan Anda  dapat belajar dari pengalaman orang lain tentunya bisa menjadi referensi ataupun sekedar bekal awal pengalaman. Kata orang bijak orang beruntung adalah orang yang mampu belajar dari pengalaman orang lain. 
       Besar harapan kami tentunya Anda sebagai calon insan enterprener mampu mengembangkan strategi baru yang mungkin lebih baik atau pun efektif dari yang pernah saya lakukan karena mungkin akan berbeda pengalaman saudara dan saya karena semuanya tergantung dari situasi dan kondisi.
          Masa lalu di tahun 2006, adalah awal sejarah bagi permulaan usaha saya dalam meniti karir usaha perbengkelan tentunya dengan keahlian nol dan pengetahuan yang sangat minim sehingga saya berusaha sebelum menentukan jenis usaha yang akan dijalankan melakukan berbagai kajian tentu dengan modal illmu pengetahuan ataupun sekedar bakat insting dagang yang sudah tertular dari orang tua. Inilah saatnya saya harus mulai belajar sedikit demi sedikit dapat menerapkan ilmu yang didapat dari bangku kuliahan walaupun tentunya saya belum menerapkan manajemen modern yang terintegrasi secara komputerisasi karena beberapa alasan. Dalam kesempatan ini saya hanya akan menceritakan pengalaman perintisan usaha yang didalamnya tersirat manajemen baku  secara sederhana  berbagi secara tulus untuk Anda para calon ' juragan bengkel'. Ingat yang dibutuhkan dalam dunia usaha hanyalah niat yang kuat ,  berdo'a dan menyempurnakan ikhtiar sebaik mungkin tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Beberapa strategi yang saya lakukan periode tiga tahun pertama itu diantaranya adalah sebagai berikut :

Demografi

          Jujur saja saat itu kemauan besar saya untuk segera membuka usaha begitu besar sehingga saking besarnya cita - cita tersebut sanggup menutupi kenyataan isi dompet yang minim karena jangankan untuk membeli ruko mungkin kondisi keuangan saya saat itu hanya cukup untuk membeli bebek supra second. Langkah awal tentunya saya membidik lokasi - lokasi tempat yang strategis dan mulai iseng - iseng menanyakan biaya sewanya untuk sebuah lokasi yang cukup strategis alhasil benar saja kata orang - oang ternyata biayanya cukup mahal. Uang saku saya hanya cukup untuk tiga bulan saja jika saya memaksakan untuk memulai usaha di ruko. Akhirnya saya mulai mencari lagi dan mendapati lahan yang cukup strategis namun, pemilik lahan sepertinya masih bingung karena punya rencana untuk di jual sementara uang sewa yang saya terima tentunya tidak ada artinya. Ternyata untuk mewujudkan keinginan tidaklah hanya sekedar keinginan dan do'a namun, harus juga diberangi dengan usaha yang terkadang penuh halangan dan rintangan. Akhirnya setelah hampir selama setahun saya tidak melakukan survey - survey tempat usaha, namun ternyata setelah sekian lama berhenti dari pencarian akhirnya kabar baik datang dari orang terdekat saya benar kata orang bilang kalau sudah rezeki tidak akan pernah kemana. Inilah yang terjadi dengan diri saya saat, tepatnya di bulan ke tiga pertama saya baru saja melangsungkan pernikahan mendapatkan informasi rumah saudara saya dari keluarga istri ada yang akan dikontrakan. Mendengar kabar ini saya langsung cek keberadaan lokasi ataupun rumah yang akan dikontrakkan setelah saya cek kondisinya benar saja rumah tersebut ada di jalan utama tampak dari luar rumah tersebut dalam kondisi kotor karena sudah 2 tahun dibiarkan kosong oleh sang pemilik rumah.            
            Sejenak  saya berpikir saat itu apa mungkin rumah ini dapat dijadikan bengkel tapi saya berusaha melihat dari titik pandang yang lain dari segi potensial seperti lokasi berada di jalur utama, dekat dengan rumah sendiri dan saat itu belum ada bengkel motor pada akhirnya saya tidak mempedulikan lagi kondisi fisiknya namun, saya akhirnya menetapkan hati untuk  memutuskan menyewa selama tiga tahun saja tentu saja saya  harus memikirkan lagi berapa dana untuk biaya renovasi karena mau tidak mau saya harus dapat menyulap bagaimana kondisi yang tadinya garasi rumah menjadi sebuah bengkel yang layak. 
         Setelah selesai menyulap tempat garasi rumah menjadi bengkel tentunya tantangan kedua adalah bagaimana saya mendapatkan suplier sparepart yang tentunya saya tidak pernah tahu. Untuk mengakalinya saya mulai merekrut montir daerah setempat yang kebetulan saat itu dia pehobi anak vespa tanpa berpikir panjang saya mulai membicarakan kesepakatan untuk bekerjasama dalam usaha bengkel umum motor saya. Saya mulai mendapatkan informasi yang sangat berguna dari dia seperti alamat tempat belanja sparepart dan jenis - jenis sparepart apa saja yang perlu di beli. Akhirnya mulailah saya memutuskan salah satu agen suplier untuk menjalankan usaha saya namun,  saya sering mengeluhkan karena waktu antrian yang cukup panjang untuk sekedar belanja yang relatif masih sedikit maklum masih awal perintisan. Saya mulai mencari - cari lagi suplier dengan pelayanan cepat syukur bila bisa diantar sampai ke toko. Hingga akhirnya saya mendapatkan kiriteria suplier dengan yang saya inginkan pesanan bisa melalui via telephon kemudian dengan tidak menunggu waktu lama pesanan akan segera diantar maklum masih dalam satu kota.  

Manajemen Tata Letak

         Setelah saya mulai menempati tempat usaha sambil berjalan kemudian saya menata tata letak yang disesuaikan dengan produk atau sparepart yang ada. Kebetulan saya semenjak bujangan dulu senang mengatur tata letak dan properti kamar saya walau dengan peralatan seadanya. Saat itu properti kecil - kecilan saya buat sendiri dalam hati saya selalu berkata bagaimana nanti kesan konsumen jika semua barang tidak tertata rapi ? pertanyaan - pertanyaan itu yang seringkali datang dalam benak saya. Untuk sekedar mendapatkan ide saya mulai hunting ke dispaly - display toko grosir ataupun bengkel motor untuk sekedar referensi kemudian memodifikasinya sehingga sesuai dengan keadaan di toko atau bengkel saya. Beruntung untuk urusan kunci - kunci ataupun perkakas sudah tidak ada masalah semua sudah kumplit tinggal ada kemauan saja dan kesanggupan untuk membeli bahan. Banyak yang saya buat hasil tangan saya sendiri dari mulai rak ban, laci - laci tempat baut - baut, laher dan tempat kursi buat konsumen serta tentunya perbaikkan - perbaikkan kecil disana sini. Sepertinya hanya etalase kaca saja dari sekian properti yang saya tidak bisa lakukan artinya dengan terpaksa saya membelinya dengan ukuran 40 x 250 x 100 ( 2bh) terbayang kan oleh Anda begitulah ukuran depan bengkel tak lebih dari 5 meter saja dan ruang belakang persis ukuran mobil minibus namun, tentu saja saya harus bersyukur karena dengan modal yang minim akhirnya keinginan untuk berwiraswasta akhirya dapat terwujud. Ini sebetulnya kunci rahasianya mulailah segala sesuatu hal apapun dengan penuh suka cita dan penuh syukur sehingga yang maha kuasa akan senantiasa menambahkan lagi dan lagi rezeki kepada kita. 

Manajemen barang

          Hal ini sangatlah penting terutama jika dalam memulai usaha keuangan Anda minim, tentunya sebelum kita jor - joran menghabiskan modal untuk investasi di barang dagangan ada baiknya Anda mengetahui dulu jenis barang apa saja yang layak dibeli dan bagaimana tingkat efsiensinya. Saat itu saya melakukan konsultasi dengan pemilik agen sparepart mengenai jenis sparepart apa saja yang perlu disiapkan karena dalam sparepart motor atau mobil ternyata dikenal dengan karakter high movement, middle movement dan low movement. Artinya jika high movement adalah barang - barang itu memiliki tingkat penjualan yang sangat laku seperti kampas rem, lampu - lampu, oli, busi,laher dsb. sedangkan middle movement berarti barang - barang dengan tingkat laku yang sedang saja seperti ban luar, ban dalam, kampas kupling, vanbelt, jari - jari dll. Sedangkan low movement berarti barang - barang dengan tingkat penjualan yang cukup rendah seperti stang seher, cover body, velk, trombol, kabel body dan lain - lain. 
        Dengan mengetahui hal ini tentunya Anda dapat terhindar dari kesalahan dalam berinvestasi jadi, jangan sampai alokasi dana Anda yang minim tidak bisa dioptimalkan sehingga ujung - ujungnya pikiran Anda habis terfokuskan untuk sibuk mencari dana talangan. 

Manajemen Keuangan

     Tanpa uang tentunya hal apapun dalam pengembangan bisnis akan sangat menghambat terlebih dalam usaha ketika masih dalam perintisan namun, sebenarnya itu tergantung dari mindset kita dari awal mulai menjalankan usaha. Mindset kita harus benar - benar di setting bahwa segala sesuatu bahkan untuk sebuah kesuksesan adalah membutuhkan sebuah proses perjalanan panjang berapa lama prosesnya itu tergantung dari cara pengelolaan kita. Maksud saya jika ketika kita memulai usaha terlebih dengan kemampuan yang nihil tentu kita tidak bisa berharap banyak dari usaha kita namun, sebaiknya  sambil usaha berjalan kita harus mau banyak belajar segala hal sehingga kita mampu memahami karakter usaha kita dan mampu memikirkan konsep pengembangan ke depan. Apalagi persaingan dunia usaha yang semakin komplek dimana pengaruh globalisasi mulai terasa diberbagai sendi - sendi kehidupan manusia di era sekarang berbeda kondisinya dengan jaman dulu kini orang mudah mencari informasi dalam hal apapun teknologi sudah mulai menyatu dengan berbagai aspek kehidupan seperti adanya marketing online ( strategi marketing), marketplace online( tempat jual beli online )  sehingga mulai muncul berbagai aplikasi berbasis teknologi internet yang memudahkan manusia untuk memenuhi keinginan ataupun sekedar berkomunikasi dan ini tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh wirausahawan saat ini. Seharusnya jika Anda mulai memutuskan usaha sebaiknya sudah dari awal dipikirkan untuk mengalokasikan dana untuk pengembangan menuju manajemen modern.
      Manajemen keuangan merupakan hal yang sangat penting dan krusial dalam sebuah perusahaan karena perusahaan bermodal sebesar apapun atau seramai apapun penjualanya jika masalah manajemen keuangan kacau maka, bisa dipastikan akan menemui kebangkrutan.
          Hal yang saya lakukan dahulu adalah saya memastikan dahulu apa saja barang dagangan ataupun fasilitas yang memang betul - betul dibutuhkan selain itu pula setahun pertama fokus dulu dengan satu suplier supaya keuangan kita relatif dapat diatur. Apalagi di awal - awal suplier sangat memperhatikan kelancaran bon pembelanjaan kita. Ini sebenarnya kuncinya yakni kepercayaan kita harus mulai dibangun ketika saat awal usaha baik kepada konsumen ataupun supplier. Berdasarkan pengalaman saya melakukan cash trasnsaksi dengan pihak suplier hanya kisaran 6 bulanan selanjutnya kita mendapatkan bantuan barang berupa kredit dengan tenor rata - rata satu bulanan tentunya ini sebenarnya modal berjalan kita. Jika sudah terbangun kerjasama yang baik dengan supplier kita tinggal mulai berpikir bagaimana cara melipatkan penjualan. Jika Anda termasuk yang susah untuk mengatur keuangan lebih baik Anda sudah saatnya melibatkan istri Anda untuk bersama - sama mengatur keuangan Anda jika sudah berkeluarga sebab hal ini jangan sampai ada kesalahpahaman antara istri dan suami mengenai perihal usahanya sebab tidak sedikit usaha menjadi bangkrut gara - gara istri merasa suaminya tidak pandai mengelola keuangan atau mungkin berprasangka yang lain - lain sehingga suami tidak merasa adanya kenyamanan ketika sedang menjalankan usaha sehingga berakibat pada kinerja usaha menjadi menurun. Padahal pada saat di awal - awal usaha suami seharusnya benar - benar mendapatkan dorongan semangat karena harus dipahami konsukensi merintis usaha itu banyak yakni penghasilan tidak tetap, banyak godaan bisnis dari kanan kiri, tiap hari diliputi rasa cemas, perasaan takut disaingi oleh pesaing semuanya selalu terlintas dalam benak terutama Anda merasa selama tiga tahun pertama konsumen cenderung menurun.
          Nah, mungkin ini saja yang dapat saya bagikan perihal pengalamannya semoga Anda terinspirasi dan mulai membuat langkah - langkah bagi terwujudnya cita - cita usaha Anda.










 Jika Anda berniat untuk membuka usaha bengkel sepeda motor ataupun  sekedar bertanya - tanya khusus seputar dunia perbengkelan saya tentu akan senang berbagi. 



kontak saya   :

 Mobile / WA     : 081385125408

Home               : 022 - 7505816

 

Thursday, June 27, 2019

BEBERAPA CARA SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN BENGKEL SEPEDA MOTOR

         Dalam kesempatan kali ini saya akan memaparkan beberapa cara sistem penggajian khususnya dalam usaha bengkel sepeda motor. Karena hal ini terkadang menjadi pertanyaan - pertanyaan yang sering kali dikemukakan oleh mereka yang ingin menjalankan usaha bengkel sepeda motor terutama bagi mereka yang belum mengetahui seluk beluk perbengkelan ataupun informasi tentang dunia otomotif sama sekali. 
       Besar harapan kami melalui informasi ini semoga dapat memberikan gambaran ataupun informasi ringan khususnya tentang sistem penggajian yang umum dipakai pada setiap level usaha perbengkelan motor, berikut penjelasannya :

1. Sistem persentase

        Biasanya sistem penggajian bagi hasil dilakukan oleh bengkel perintisan. Cara ini menerapkan semi kerjasama dimana karyawan ( montir) mendapatkan penghasilan dari hasil kerjanya dalam melayani pasien dengan pembagian yang telah disepakati kedua belah pihak antara pemilik bengkel dan karyawan. Misalnya pembagian yang sering dilakukan di setiap bengkel adalah pembagian hasil 40 : 60 atau 30 : 70 ini artinya dalam setiap pekerjaan melayani sepeda motor pemilik bengkel mendapatkan 60 % dan pegawai atau montir mendapatkan bagian 40% dari jumlah jasa yang dibebankan kepada konsumen. namun, tentunya sistem ini memiliki kelebihan dan kekuranganya diantaranya :

kelebihan

  •  Pemilik tidak dipusingkan dengan beban gajian pegawai karena pegawai mendapatkan upah dari setiap hasil kerjanya.
  •  Karena sistem ini cenderung setengah lepas pegawai biasanya pegawai akan membawa kunci - kunci peralatan sendiri, sehingga akan meringankan bagi pemilik toko untuk melengkapi tools atau perkakas perbaikkan motor. Sehingga keuntungan dapat yang diperoleh dapat digunakan untuk melengkapi sparepart.
  • mental pegawai akan lebih baik karena besaran upah harian mereka tergantung dari hasil pekerjaanya sendiri. Jika perbaikkanya cukup banyak maka hasilnyapun akan banyak namun, jika sedikit bahkan banyak yang komplein maka penghasilanyapun akan sedikit.  
kekurangan 

  • Pemilik usaha tidak bisa mengatur pekerjaan ataupun mengatur pegawai secara maksimal karena pegawai akan terus merasa bahwa dirinya bukan pemilik utuh perusahaan sehingga pegawai cenderung memiliki sifat yang sulit untuk diatur. 
  • jika karyawannya lebih dari satu sering kali terjadi permasalahan dikarenakan masalah pekerjaan yang merasa pelanggannya diambil oleh teman sekerjanya sehingga hal ini akan berakibat buruk bagi pelayanan bengkel secara keseluruhan. 
  • Pegawai sulit diaatur dalam urusan jam kerja terkadang mau masuk ataupun  tidak kerja semaunya saja. Seringkali tragisnya pegawai bekerja secara sampingan. Tentu ini akan sangat tidak baik bagi perjalanan perkembangan bengkel.
  • Jika pemilik ceroboh ataupun tidak teliti dalam masalah pencatatan jasa dari setiap pekerjaan  ini akan berakibat kesalahan fatal bagi keharmosnisan pemilik toko dan karyawan. 
  • Jika semua fasilitas pekerjaan  contohnya kunci - kunci, seragam dan lain - lain diberikan sebagai alat untuk keberlangsungan kerja dari pemilik usaha bengkel kepada karyawanya, seringkali pegawai tidak mau merawat namun, sebenarnya hal itu sangat tergantung kebiasaan ataupun sikap mental posistif  karyawanya. Lebih baik diawal perusahaan membuat peraturan secara tertulis mengenai jadwal perawatan peralatan dan kebersihan tempat bekerja.
2. Sistem semi kerjasama

       Sistem semi kerjasama ini pemilik memberikan fasilitas berupa tempat dan sarana penunjang lainya kepada pegawai ( montir ) sementara pegawai itu sendiri dibebankan biaya perbulan misalnya 500.000 perbulan diberikan kepada pihak yang memberikan fasilitas. Dalam penentuan biaya ini tentunya pemilik usaha harus benar - benar saling memberikan keuntungan salah satu pihak diusahakan jangan ada yang merasa dirugikan sehingga masing - masing pihak dapat saling pengertian biasanya hal ini harus didiskusikan secara bersama antara kedua belah pihak dan bila perlu dibuat semacam perjanian kerjasama hitam diatas putih. Hal ini untuk menjaga kedua belah pihak agar tidak salah paham dan masing masing pihak terikat dengan satu aturan yang telah disepakati bersama. Dalam sistem ini pemilik  usaha lepas dari pemberian upah kepada pegawai karena setiap pekerjaan dari jasa yang dilakukan pegawai terhadap pasien 100% hak miilik pekerja. Sedangkan  pemilik usaha itu sendiri mendapatkan hasil dari biaya sewa tempat pegawai dan keuntungan dari setiap penjualan sparepart. Untuk hal lain tentunya masalah limbah sparepart, oli, kardus, botol oli tentunya tergantung dari kebijakan pemilik.  
      Jika sang pemilik merasa sangat membutuhkan kehadiran dan jasanya alangkah baiknya jika setiap penjualan limbah ini pegawai juga mendapatkan hasil penjualannya karena hal ini akan menambah rasa memiliki dan tanggung jawab pegawai. Adapun besaranya itu tergantung kebijakan pemilik seperti 50 : 50 , 40 : 60 ataupun 30 : 70 dari penjualan total limbah.
        Keuntungan dan kelebihan sistem ini tentu tidak jauh dengan sistem presentasi karena pada prinsipnya pegawai merasa bukan pekerja tetap dan merasa kerjasama sehingga merasa memiliki hak dan tanggung jawab yang sama. sehingga perusahaan tidak bisa 100% menguasai haknya terhadap  pekerja.

3. Sistem upah harian

          Sistem upah harian ini umumnya banyak dilakukan oleh bengkel - bengkel yang sudah mulai mapan dari segi penghasilanya karena tentunya sistem ini akan lebih memudahkan pemilik usaha dalam mengatur para pegawainya ataupun dalam memanajemen usaha secara keseluruhan. Pemilik usaha dapat dengan mudah membuat aturan sesuai dengan keinginanya tentunya dengan selalu mengindahkan hak dan kewajiban pekerja. 
           Berdasarkan pengalaman saya selama belasan tahun tentu sistem ini bukanlah tanpa beban justru semua beban berada di pundak pemilik  karena pemiliik usaha setiap hari mesti ekstra kerja untuk memastikan setiap pekerjaan para pekerjanya, melayani konsumen termasuk menerima komplain dari pelanggan, dan membayar setiap gajian karyawan dan resiko - resiko lain yang dapat dihitung ataupun diluar perhitungan. 
            Sistem penggajian harian ini tentu besaranya setiap bengkel berbeda - beda karena  hal ini sangat berkaitan erat dengan skill karyawan serta kebijaksanaan pemilik. Misalnya  dalam pemberian upah dalam satu buah bengkel yang didalamnya misal ada 4 orang mekanik akan berbeda - beda besaran upah hariannya. Hali ini dikarenakan pemilik membuat patokan pemberian upah 100.000 bagi mereka yang sudah memiliki skill yang tingkat tinggi dan mahir dalam melaksanakan berbagai skill teknik - teknik pekerjaan motor misalnya dapat melakukan service motor berbagai meerk motor dengan baik, mengelas, mampu dalam pengecetan, stel velg dll.  Sedangkan untuk yang kemamapuan sedang upah hariannya kisaran 60.000 dan 70.000  per harinya. Upah harian ini biasanya diberikan setiap seminggu sekali contohnya di hari sabtu. Untuk sampingan pendapatan pekerja biasanya diperoleh dari penjualan dari setiap limbah sparepart dan lain - lain. Tentunya berapa kisarannya tergantung dari pemiliik usaha dan sisanya untuk pemilik sebagai biaya penutup resiko kunci - kunci ataupun fasilitas lain yang memerlukan perawatan secara berkala.

4. Siatem upah gaji awal

           Sistem ini sangat cocok dipakai bagi mereka yang baru awal merintis dengan orinsip berbagi kepada karyawan pertamanya yang tentunya mereka belum memiliki kepastian penghasilan dari pengorbanan waktu yang diberikan kepada pemilik usaha karena mungkin toko masih belum banyak dikenal untuk menjembatani hal ini tentunya pemilik usaha memberikan upah harian 20.000 walau tentu hanya sekedar untuk makan harian diberikan kepada karyawan namun, sebagai upah pokonya tentu pemilik dan pekerja membuat kesepakatan pembagian hasil dari setiap jasa contohnya bisa 40 : 60, 30 : 70 antara pemilik dan pekerja. Biasanya hal ini dapat memberikan efek positif bagi karyawan.Hal - hal lain yang mungkin dapat membuat kedua belah pihak saling menguntungkan dapat dilakukan seiring waktu secara bersama -sama. Jadi garis besarnya dalam sistem ini pegawai dapat upah dari pemberian perusahaan 20.000 sehari dan ongkos jasa dari setiap perbaikkan motor setelah dibagi dengan pemilik usaha.

5. Sistem gaji

       Sistem gaji ini biasanya diterapkan pada perbengkelan yang sudah memiliki manajemen handal biasanya sistem gajian ini digunakan oleh beberapa bengkel resmi para pemegang merek motor seperti AHASS dari HONDA, SUZUKI, YAMAHA dan KAWASAKI atau tidak menutup kemungkinan bisa juga dari sebuah bengkel umum menerapkan sistem gaji secara baik. 
Sistem gaji ini umumnya terdiri dari beberapa unsur :
  • Gaji pokok bulanan yang telah di tentukan perusahaan
  • Uang makan dan transportasi
  • Tunjangan kesehatan
  • Tunjagan asuransi
  • Tunjangan hari raya
  • Bonus prestasi 
        Sebagai gambaranya jika perusahaan menerapkan gaji secara UMR maka perusahaan akan memberikan gaji bulanan tetap sekitar 2.500.000, uang makan dan transportasi sebesar 50000 setiap hari, tunjangan assuransi 25.000 sebulan,, tunjangan hari raya sebesar 1 kali gaji sebulan diberikan setiap pasca hari raya ( 1 tahun sekali ) serta bonus prestasi yang besarnya tergantung kebijakan perusahaan diberikan tidak tentu tergantung momen dan situasi  maka, dengann ini saya kira Anda sendiri dapat mengira - ngira berapa gaji para pekerja di bengkel resmi.

        Nah, demikian penjelasan dari saya mengenai sistem penggajian di perusahaan perbengkelan sepeda motor semoga dapat memberikan wawasan baru kepada Anda dan semoga saja cita - cita Anda akan membuka bengkel sepeda motor dapat diwujudkan...
Jika Menurut Anda ada manfaatnya bagi yang lain tentu saya lebih senang jika Anda membagikan postingan ini kepada yang lain barangkali ada yang sama membutuhkan informasi sederhana ini 

Saturday, December 31, 2016

Pengalaman kisah merintis usaha bengkel sepeda motor

        Cerita pengalaman saya awal merintis usaha bengkel sepeda motor sengaja saya bagikan sejatinya untuk berbagi kisah dan pengalaman yang mungkin bisa menjadi kisah inspiratif ataupun penyemangat bagi Anda sekalian khususnya bagi sesama yang akan merencanakan membuka usaha bengkel motor ataupun usaha lainnya.
        Pada awalnya saya tidak menyangka sama sekali usaha bengkel sepeda motor hingga kini menjadi tumpuan mata pencaharian hidup saya. Karena jujur saya sendiri adalah orang yang kurang menyenangi dunia otomotif apalagi hobby. Lantas kenapa saya bisa mendirikan usaha bengkel sepeda motor ???. Sebelum saya memutuskan untuk membuka usaha bengkel motor ini tentu sudah banyak pengalaman untuk mencoba membuka usaha ataupun aral melintang di dunia kerja. Namun, terkadang aneh juga selama menapaki di dunia karier kerja kurang lebih 3 perusahaan saya hanya kuat setahunan saja di perusahaan - perusahaan tersebut malah yang legih tragis lagi adalah justru di perusahaan yang terakhir yang saya jalani saya hanya kuat bertahan 7 bulan saja. Padahal perlu saudara ketahui justru saat itu saya sangat membutuhkan sekali penghasilan ataupun status karena waktu itu tepatnya 3 bulan setelah keluar perusahaan saya justru  memutuskan untuk menikah sungguh suatu kondisi yang sangat menantang dan mungkin setengah nekad. Bagaimana tidak saat itu berkecamuk di dalam benak pikiran saya bagaimana menentukan arah masa depan dan mengambil keputusan sementara waktu 3 bulan bukan waktu yang cukup untuk sekedar melamar - melamar pekerjaan yang sesuai dengan yang diimpikan ataupun mungkin akan memulai usaha yang mungkin masih bingung pula jenis usaha apa yang tepat dan cocok dengan saya. Karena sebelumnya saya pernah merintis beberapa usaha yang berujung pada ketidakjelasan dengan kata lain kebangkrutan yang seringkali menghampiri. Pada akhirnya membuat saya seringkali berpikir apa yang mesti saya kerjakan, bekerja ataukah berwirausaha ?. Beruntungnya saat itu saya masih punya rasa optimis walaupun hanya bermodalkan keyakinan. Dan mungkin keputusan untuk menikahlah yang menjadi kekuatan awal kembali untuk senantiasa survive menyiapkan secara lahir dan batin sehingga saya mulai bekerja serabutan yang penting dapat uang dan tentunya saya memastikan harus dengan cara yang halal karena saya percaya 100% hanya dengan rezeki yang halal yang akan membawa kepada keberkahan hidup. 
        Awal tahun 2006, Alhamdulillah Tuhan YME memberikan kekuatan kepada saya secara lahir bathin untuk melangsungkan pernikahan tentunya hal ini telah membahagiakan diri saya saat itu. Walaupun  tetap saja hati kecil saja tidak bisa dibohongi setelah menikah kedepanya akan bagaimana perihal nasib saya. Namun, beruntungnya saya bukanlah type yang gampang menyerah kepada nasib dan senang berpangku tangan terlebih setelah menikah kekuatan untuk membuktikan sebagai suami yang bertanggung jawab sehingga keinginan untuk memulai usaha bangkit kembali untuk segera mewujudkan apapun jenis usahanya. 
        Kegagalan - kegagalan usaha yang sudah sering saya lalui tentunya ini menjadi " pupuk " bagi saya menjadi kekuatan yang luar biasa untuk lebih termotivasi akan semangat yang tak terbendung lagi untuk kembali lagi pada puing - puing harapan yang sebelumnya sudah hancur berantakan dan  pada akhirnya saya juga harus mengevaluasi kelemahan dan kekuatan apa yang dimiliki disamping peluang dan ancaman apa yang akan timbul jika kita akan membuka usaha baru.
        Dukungan dari orang tua dan istri tentunya sangat saya rasakan betul kehadiranya dan memang pada kenyataannya jasa merekalah yang meliputi dukungan moril, materil dan spiritual sehingga alhamdulillah saat itu kami memutuskan untuk mendirikan usaha bengkel sepeda motor tentunya bermodalkan seadanya hanya cukup untuk mengontrak tempat yang saat itupun kondisi kontrakkan pun harus diperbaiki disana sini karena maklumlah tempatnya adalah sebuah garasi rumah kecil yang mungkin secara analisis kelayakkan usaha sangatlah kurang namun, apa mau di kata hanya ini tempat satu - satunya yang menurut kami pas dengan situasi dan kondisi kami disamping  sparepart seadanya dan sebagai pemain  pemula dalam bidang usaha bengkel sepeda motor tentunya saat itupun takut untuk mengeluarkan modal yang besar apalagi harus meminjam modal dari bank karena dihantui jika perjalanan usaha tidak bisa berjalan alias bangkrut. Dan memang prinsip saya selama setahun prioritas  pertama saya harus lebih mengenal karakter usaha perbengkelan diawal - awal tahun pertama tentu saja jika pola pikir saya langsung menuntut lebih dari hasil usaha pastilah saya tidak akan bertahan lama lagi. Kesabaran dan dukungan juga pengertian sang istri tentunya sangat penting sehingga tentunya perjalanan di awal - awal usaha sampai mencapai 3 tahun pertama perjalanan usaha saya hanya bisa melengkapi menambah sedikit saja sparepart dan membeli satu unit motor bebek.
        Selama kurun waktu 3 tahun selama masa perintisan  banyak sekali pelajaran yang sangat berharga diantaranya :
1. Secara perlahan namun pasti saya mulai banyak mengetahui aneka ragam sparepart yang tentunya mengetahui cara pemasangan dan fungsinya.
2. Di tahun ke dua saya mulai banyak melibatkan diri dengan pekerja ( montir ) saya sehingga proses transfer ilmu mekanik berproses secara bertahap.
3. Dapat mengetahui atau mendiagnosa masalah penyakit motor awal sebelum proses perbaikan motor dilakukan.
4. Mampu menghandle secara teknik bila sewaktu - waktu dibutuhkan terlebih jika montir ada yang berhalangan hadir ataupun kondisi bengkel yang sedang sibuk.
5. Mulai mengetahui kategori sparepart mana yang statusnya fast moving ( cepat bergerak ) ataupun yang low moving ( lambat bergerak ).
6. Mampu membaca karakter konsumen perbengkelan motor yang tentunya sangat berbeda dengan prilaku konsumen usaha lainnya.
7. Mampu membayar mekanik dengan sistem gaji yang sebelumnya sistem bagi hasil ataupun borongan.

Disamping keuntungan - keuntungan positif di atas tentunya banyak kisah yang memberatkan secara lahir ataupun bathin diantaranya :
1. Sehari - hari saya harus berjuang dan bertahan melawan ketidakpastian.
2. Banyak dicibir tetangga ataupun konsumen yang sering membanding bandingkan baik segi pelayanan ataupun kelengkapan sparepart juga mungkin harga.
3. Belajar meyakinkan konsumen yang tiada batasnya
4. Belajar menghadapi berbagai keluhan ataupun komplain dari konsumen yang tentunya dengan beragam karakter sehingga kata - kata kasar dengan nada sinis sudah memang bagian dari kesiapan mental yang harus saya hadapi. Namun, tentunya saya harus menghadapinya dengan sikap terbauk yang bisa lakukan karena saya sadar betul jika usaha saya tumbuh memang dari bidang jasa karena itu saya menganggap semua sudah merupakan konsekuensi bidang usaha jasa yang saya geluti.
5. Menghadapi montir pintar namun bekerja bermalas - malasan dan bekerja secara egois sungguh ini merupakan dilema bagi keberlangsungan usaha.
6. Keluar masuk montir yang tudak terduga sudah merupakan hal yang biasa dan tentunya saya harus tetap mampu memimpin usaha dengan baik.
7. Tetap fokus walaupun pemain - pemain baru bermunculan yang mungkin bisa menjadi saingan.
8. Belajar dari berbagai sumber baik dari senior ataupun sekedar informasi dari berbagai literasi buku dan internet.
9. Belajar mengelola keuangan karena faktanya bagaimanapun situasi dan kondisinya uang haruslah terbagi untuk alokasi pengembangan, menabung dan untuk kebutuhan sehari - hari. 
10. Menghadapi konsumen yang tidak mau membayar masalah hutang piutang.
11. Ancaman salah satu warga yang merasa terganggu kenyamananya. 
12. Menghadapi perlakuan buruk dari pesaing secara tidak sehat ( melalukan pengrusakan peralatan usaha dan sebagainya yang tujuannya tentu untuk merobohkan usaha kami ).

Disamping berbagai pengalaman - pengalaman di atas tentunya hingga sekarang bengkel masih berdiri tentunya lambat laun saya dikarunia beberapa keahlian atau ilmu yang menunjang guna kemajuan bengkel diantaranya :
1. Keahlian service motor
2. Cat body motor
3. las listrik
4. Las assitelin / las oksigen 
5. Fiberglass
6. Program grafis komputer 

Hingga kini alhamdulillah bengkel masih berjalan tentunya berkat do'a, ikhtiar dan kerja keras yang kontinyu. Saya memiliki keyakinan di setiap beratnya ujian baik dalam usaha ataupun kehidupan  adalah hakikatnya  itulah cara Tuhan untuk menguji kesungguhan dan menaikkan derajat  kapasitas kita tentang apa yang sedang kita perjuangkan di dalam kehidupan.
 

Friday, December 25, 2015

TIP DAN TRIK BUKA USAHA BENGKEL MOTOR



 Perkara yang wajib tahu sebelum membuka bengkel sepeda motor

( intisari pengalaman penulis selama 15 tahun menjalani bisnis bengkel umum sepeda motor )
Menjelaskan  permasalahan bengkel disertai solusinya secara praktis dan tidak teoritis




  

Pendahuluan

Sebagai sebuah bisnis, hemat penulis usaha bengkel sepeda motor saya katakan dengan semangat tentu sangatlah prospektif karena faktanya banyak orang sukses dari usaha ini baik yang formal maupun  nonformal fakta lain tentunya banyak pula yang merasa kesulitan untuk berkembang  dan di tengah perjalanan usaha mulai mencoba – coba bisnis lain yang tidak mendukung dengan usaha yang dijalaninya sehingga justru malah lebih mempersulit keadaan bisnisnya yang telah dibangun sekian lama sehingga terjebak dan akhirnya gulung tikar alias gagal, kenyataan  tersebut tentu maju dan mundurnya usaha terletak pada kepiawaian  bagaimana kita mengelola usaha sampai berhasil, disamping masalah – masalah mental pribadi  lainya seperti kesabaran, kejujuran dan kepemimpinan kita tentunya diuji. Adalah sebuah hukum alam yakni  masalah atau rintangan dalam usaha diundang ataupun tidak  tentu akan datang dengan sendirinya entah kepada yang tua ataupun yang muda yang jelas kita harus mempersiapkan mental setiap waktu, juga lamanya usia usaha tidak menjaminan sebuah bisnis akan maju atau mundur. Kesuksesan sebuah usaha sejatinya adalah merupakan sebuah rangkaian panjang dalam mengambil keputusan setiap waktu jadi, pertanyaan besarnya adalah sejauhmana keseriusan dan kepedulian dalam mengelola bisnis yang sedang Anda tekuni.
  Masalah mental menurut penulis tidak bisa dianggap kecil peranannya dalam kelangsungan usaha terlebih di masa – masa awal membangun usaha tentu akan banyak sekali permasalahan dari mulai masalah layanan pegawai, kesiapan manajemen, kesiapan sparepart, kesiapan mengambil resiko dll. Untuk itu setiap calon wirausaha wajib memiliki sikap mental positif berjiwa usaha karena memang ini adalah pondasi awal yang mutlak dibangun sebelum ke hal – hal lainnya dalam sebuah piramida usaha. Dalam kesempatan ini penulis akan membahas khusus mengenai masalah umum dan pengalaman pribadi  serta solusinya yang tentu sudah di uji dilapangan dan terbukti efektif secara berkesinambungan dan diharapkan, tentunya dapat menjadi acuan saudara dalam mengambil keputusan terlebih bila keputusan untuk membuka bengkel motor  menyangkut modal yang besar walaupun sebenarnya jumlah modal dalam mendirikan usaha bengkel sepeda motor sangat tergantung situasi dan kondisi jadi sifatnya relatif bisa besar ataupun kecil usaha ini bisa dijalankan sehingga tidak menutup kemungkinan dapat di lakukan dari berbagai kelas sosial dan  inilah yang menjadi ciri khas usaha bengkel sepeda motor di bandingkan dengan bisnis – bisnis yang lainya.   Masalah lainya adalah jika telah menyangkut kelangsungan hidup saudara – saudara dalam menentukan jenis usaha tentu Anda perlu mengetahui peta bisnis yang akan dilalui sehingga disaat menjalankan usaha Anda terhindar dari kehilangan arah tujuan awal dan akhirnya terjebak dalam kondisi stuck “ maju tidak mundur tidak “ . Melalui buku ini, penulis berbagi ilmu dan pengalaman, berharap saudarav akan mendapatkan sedikit pencerahan khususnya mengenai usaha bengkel motor agar jangan sampai menyesal atau setidaknya bisa meminimalisir kerugian  di kemudian hari khususnya dalam memutuskan ide bisnis karena kurangnya ilmu pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat menjadi salah satu buku pegangan saudara dan terhindar  dari kerugian yang justru akan memperburuk keadaan Anda sendiri dalam mengelola usaha.
 Terlepas dari keadaan seseorang dari golongan orang berduit atau malah ‘ boke ‘ ( baca tak bermodal ) sekalipun, jika saya lontarkan pertanyaan “ Maukah Anda jadi boss bengkel  ? “ saya berusaha berpikir positif tentunya banyak yang mau, kan.  Karena semua akan langsung berpikiran jika usaha bengkel sepeda motor  tentu sangatlah menguntungkan  karena berbagai kemudahan dan pendapatan akan mengalir dari banyak lubang seperti  :
1.      Penjualan jasa dari yang kita kelola
2.      Penjualan barang atau sparepart yang kita jual
3.      Limbah yang diperoleh dari sparepart atau oli
4.      Bonus dari agen dari prestasi menjual sebuah produk
5.     Layanan kemudahan mendapatkan sparepart dari agen melalui jarak tempo pembayaran jika  telah terjalin saling percaya.
Karenanya, bukan tanpa alasan mereka berpikiran seperti hal di atas karena berdasarkan pengalaman  penulis  selama 15 tahun menekuni usaha bengkel sepeda motor memang faktanya demikian. Sehingga jika seseorang telah mengetahui berbagai macam keuntungan tersebut di atas akan langsung tanpa mengkaji lebih dulu persiapan – persiapan apa yang perlu dibutuhkan terlebih lagi bagi mereka yang menganggap modal bukanlah hal besar yang menjadi hambatan sehingga berapapun modal tidak masalah tipe orang demikian kebanyakan akan serta merta tanpa di kaji lebih dalam dulu segera membuka usaha bila perlu besok lusa niatnya harus  segera direalisasikan. Nah, rupanya dengan alasan inilah banyak “oknum “ yang mengiming – imingi calon pemilik modal / investor agar segera mencairkan dananya untuk segera membuka usaha kemudian setelah dapat keuntungan dari investor, ditengah perjalanan usaha ‘ para oknum ‘ akan lari dari kenyataan tentu dengan jurus – jurus yang telah dipersiapkan sehingga terkesan kebangkrutan adalah hal wajar yang pasti dialami dalam sebuah usaha bagi si oknum tentu saja bisa dengan entengnya bicara demikian  karena modal OD baca ( omong doang ) tapi  bagaimana dengan Anda sebagai pemilik modal tentu berprilaku sebaliknya serta merta akan kecewa dan mungkin prustasi karena usahanya gagal dan merasa tertipu begitulah kebanyakan sebagian besar dari diri kita jika sudah menyangkut uang cerita di atas adalah sebuah pengalaman pahit yang sangat berharga bagi  kita  yang menimpa kawan kami dan saya berharap tidak terjadi lagi dengan Anda termasuk saya juga. Tapi tentu penulis tetap berharap optimis apapun yang terjadi dalam kehidupan kita itulah pembelajaran kehidupan yang mesti dilalui dan sejatinya akan menumbuhkan pribadi yang lebih dewasa dapat mengambil banyak hikmah dari setiap kegagalan.  Jadi saran saya jadilah pribadi yang cerdas artinya bisa mengambil pelajaran kegagalan dari orang lain sebelum kegagalan yang sama terjadi asli menimpa saudara.
Untuk itu melalui buku ini penulis akan berbagi ilmu dan pengalaman dengan Anda calon pengusaha bengkel sepeda motor ataupun bagi mereka yang memiliki semangat untuk membuka bengkel sepeda motor dengan bermodalkan keahlian ataupun untuk bekerjasama dengan pemilik modal agar kedua belah pihak  dapat mendeskripsikan usaha bengkel sepeda motor secara real  sehingga jika diperjalanan usaha nanti menghadapi kendala – kendala masing – masing pihak diharapkan akan saling mengerti dan tentunya akan  mencarikan solusinya secara bersama – sama sehingga terhindar dari miscommunication atau salah paham sehingga berujung pada gulung tikar alias bangkrut terlebih lagi sampai menyisakan hutang dan masalah – masalah pribadi lainnya.








1 1.     Fakta Tentang Sepeda Motor

     Penjualan Motor Domestik dengan Trend Cenderung Naik

Data mengenai  penjualan sepeda motor khusus di negara kita tentunya kita dapat melihatnya pada data AISI ( Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ), sesuai data yang dirilis bulan Agustus 2015 data penjualan mencapai 622.089 unit motor yang sebelumnya di bulan Agustus  tahun lalu mencapai 609.198 unit. Ini merupakan fakta sebuah pencapian angka yang cukup fantastis khusus dalam penjualan sepeda motor khususnya . Padahal jika kita melihat kondisi perekonomian tahun terakhir ini tentu  lebih buruk daripada di tahun kemarin terbukti di periode pemerintahan yang sekarang ditandai anjloknya mata uang rupiah tembus di angka 15000 terhadap dollar.  Data ini tentunya cukup mengindikasikan bahwa tingkat kebutuhan masyarakat terhadap sepeda motor cukup kuat sekali sepertinya berbagai situasi kondisi ekonomi  bagaimanapun masih tetap belum terlihat kecendrungan menurun. Dikota – kota besar seperti DKI Jakarta  berdasarkan data sensus kendaraan  pertambahan jumlah motor hampir mencapai 6000 unit perhari. Hal ini tentunya menambah keyakinan akan peran sepeda motor masih menjadi pilihan primadona masyarakat  sebagai sarana angkutan yang cukup efektif.
Beberapa varian merek motor – motor yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakai Indonesia seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS bersaing untuk merebut pasar domestik. Berdasarkan data sensus AISI rupanya merek sepeda motor Honda masih menjadi produsen yang paling mendominasi di tanah air sampai bulan Agustus  2015 pangsa pasar merk Honda sekitar 69% dari total penjualan keseluruhan merek – merek motor dengan rincian sebagai berikut : Honda 430.953 unit, Yamaha 169.277, Kawasaki 11.588, Suzuki 10.195 unit dan TVS 186 unit. Dan menurut ketua bidang komersial AISI, Sigit Kumala, khusus di bulan Agustus keadaan pasar cukup kondusif ditandai dengan meningkatnya pelayanan dari tiap produsen motor. Data penjualan akhir agustus periode tahun  2015 adalah sebagai berikut :
Januari : 502.783 unit
Februari : 556.091 unit
Maret : 546.775 unit
April : 524.775 unit
Mei : 469.630 unit
Juni : 574.714 unit
Juli : 421.838 unit
Agustus : 622.089 unit
Total  4.218.089 unit

  Kemudahan Dalam Kepemilikan Motor

Untuk memenangkan persaingan khususnya dalam penjualan sepeda motor setiap produsen motor melakukan berbagai strategi pemasaran di berbagai lini dari hilir hingga ke hulu. Promosi yang seringkali kita lihat adalah cara pendistribusian mini dengan cara membawa beberapa buah type motor yang dijajakan di mobil pick-up disertai penyebaran  brosur-brosur  di setiap ruas jalan raya ataupun mengunjungi pusat – pusat keramaian seperti supermarket, pasar tradisional, tempat hiburan dan lapangan umum olahraga warga.
Cara – cara promosi yang dilakukan tentu tidak lagi menunggu pasar melainkan teknik jemput bola dengan cara ini tentu pihak produsen motor akan terbantu secara efektif langsung kesasaran konsumen,  Kemungkinan besar meningkatnya penjualan sepeda motor dipengaruhi strategi marketing yang dahsyat ini.  Selain itu mereka juga melakukan teknik strategi pemasaran yang memudahkan konsumen untuk segera memiliki kendaraan motor yakni, metode pembayaran secara cash ataupun cicilan hingga 3 atau 4 tahun dan tentunya dengan syarat – syarat yang ringan. Sasaran ini jelas membidik pasar di berbagai kelas sosial disamping itu juga masyarakat dapat melakukan kemudahan transaksi cicilan di berbagai stockholder kemitraan dengan produsen seperti  PT POS, BPR KS, BRI, Pasar Ritel ataupun outlet – outlet binaan. Jadi, pada prinsipnya para produsen kini telah benar – benar memanjakan konsumen.

   Sepeda Motor lebih Praktis, efesien dan efektif

Berdasarkan data sensus penjualan motor didalam negeri , dan terkait sebagai status negara berkembang kebutuhan akan sepeda motor masih sangatlah tinggi , hal ini dikarenakan sepeda motor dapat dapat digunakan secara ganda yakni untuk kebuhan pribadi ataupun untuk kebutuhan usaha.
Secara fakta kita bisa melihat sendiri di jalan raya betapa para pengguna sepeda motor dari berbagai varian motor nyaris memadati ruas - ruas jalan terlebih di jam – jam sibuk penyebabnya tentu tingkat penjualan motor dari waktu  ke waktu cenderung meningkat dan tidak diimbangi dengan jumlah laju pertambahan ruas jalan.  Tentu ini menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat dari pemerintahan daerah dan instansi kepolisian khususnya dalam menangani kenyamanan dan ketertiban masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas umum  berkendaraan. Untuk menanggulangi hal ini  sebenarnya pihak kepolisian telah memberlakukan pajak progresif yang dikenakan bagi mereka yang memiliki kendaraan lebih sesuai aturan kepolisian namun, faktanya sekarang masih belum cukup efektif  dalam menangulangi padatnya arus kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat terlebih di kota – kota besar.
Seringkali kita masih melihat dalam satu keluarga kecil memiliki kendaraan khusus sepeda motor dari 3 hingga 4 buah motor dan yang lebih mengherankan lagi terkadang masih ada pemahaman di masyarakat jika motornya telah mengalami kerusakan berat di sana sini  daripada harus service berat  atau turun mesin mendingan beli saja yang baru pernyataan ini biasanya datang dari golongan ekonomi menengah ke atas. Hal ini tentu didasarkan pada pengalaman penulis selama 15 tahun dalam membaca karakter konsumen khusus di daerah yang saya tempati dalam usaha bengkel sepeda motor.  Keuntungan lainnya adalah sepeda motor dapat menunjang berbagai kepentingan pribadi seperti berangkat kerja, belanja ke pasar bahkan sarana untuk menjajakan dagangan tentu hal ini jauh lebih efektif di bandingkan memakai kendaraan roda empat. Melihat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, ini menjadi alasan yang cukup kuat bagi mereka melihat peluang usaha sehingga  kita mengenal adanya fasilitas layanan umum Go – Jek secara on line walaupun kehadirannya masih menuai pro dan kontra.  

   Perawatan Sepeda motor yang relatif murah dan mudah

Salah satu keuntungan dari sepeda motor adalah dari sisi perawatanya yang cukup relatif mudah yakni maraknya pengguna sepeda motor kini banyak bermunculan bengkel - bengkel motor baik yang sifatnya resmi ataupun umum sehingga setiap para bengkel bersaing secara ketat untuk mengungguli pasar terkadang saya merasakan suatu keadaan pasar yang tidak sempurna sebagian pelaku bengkel menjual barang atau sparepart ataupun jasa yang jauh di bawah pasaran hal ini tentunya akan menyulitkan beberapa bengkel amatiran untuk berkembang sehingga seringkali saya melihat di kanan dan kiri saya bengkel mulai banyak yang gulung tikar. Seiring perjalanan usaha kami selama kurun waktu 15 tahun untuk wilayah satu kecamatan saja sudah hampir 8 bengkel yang tutup alias tidak beroperasi lagi. Tentunya jika kita bertanya kenapa sampai terjadi kebangkrutan tentu banyak sekali faktornya.  Nah, untuk itu mudah – mudahan buku ini bisa menjadi jawabannya.
Selain tingkat perawatannya yang relatif mudah, juga harga perawatannya cukup murah ini jelas berbeda sekali dengan ongkos perawatan kendaraan roda empat.  Banyaknya kehadiran bengkel saat ini tentu  konsumen harus secara cerdas memilih untuk mempercayakan perawatan motornya di tempat langgananya. Masalahnya jika konsumen hanya berorientasi pada biaya tarif yang murah seringkali konsumen banyak yang dirugikan sebagai sebuah kasus misalnya pada saat konsumen memilih jasa perbaikan pada bengkel yang asal – asalan biasanya bengkel tersebut akan menerapkan tarif yang murah karena mungkin mekaniknya masih taraf belajar sehingga hasil pekerjaanya tidak dapat di pertanggungjawabkan dan mungkin berakibat fatal. Tentu ini akan merugikan konsumen dari segi biaya, waktu dan tenaga dan kerugian bagi bengkel tentunya adalah hilangnya kepercayaan konsumen di sinilah sebenarnya faktor yang paling menentukan maju mundurnya usaha bengkel, terlebih jika bengkel yang dijalankan masih berorientasi jasa service.

    Layanan purna jual ( jual – beli ) yang mudah

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa untuk memiliki kendaraan sepeda motor sangatlah mudah hanya dengan persyaratan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan kesiapan membayar DP kepemilikan motor dalam 2 sampai 3 hari akan segera diproses. Kemudahan lainnya dari sepeda motor tentu masalah penjualannya  baca ( motor second ) selain di dunia nyata ramai juga di dunia maya seperti lapak jual beli online di KASKUS, OLX, BUKAPALAK dll. Dalam sehari penjualan motor jika digabungkan bisa mencapai puluhan bahkan ratusan motor  tentu hal ini dapat menjadi terobosan baru khususnya jual beli motor.



   2. persiapan apa yang perlu dilakukan

   Mental semangat sang wirausaha

Faktor mental tentu tidak bisa dipandang sebelah mata karena berapapun modal Anda besar atau kecil tetap membutuhkan pengelolaan manajemen profesional dan mental semangat kewirausahaan dari waktu ke waktu. Karena keberhasilan yang berkesinambungan akan lahir dari sebuah kekuatan yang sinergis dan tumbuh berkembang dari bawahnya. Mental merupakan reaksi jiwa manusia terhadap hal – hal yang menimpa dirinya sehingga jika mentalnya baik orang akan cenderung menerima hal – hal dari luar secara positif namun sebaliknya jika mentalnya tidak baik tentu akan menerima hal – hal diluar dirinya cenderung negatif.
Berdasarkan pengalaman pribadi dalam mengelola usaha bengkel sepeda motor tentu banyak sekali permasalahan baik yang menyangkut masalah materi dan imateri, terlebih disaat – saat dalam merintis usaha akan banyak hal-hal yang sangat menantang baik perjuangan secara lahir ataupun bathin. Karena di awal – awal usaha akan mememukan hal – hal baru dari berbagai segi, bisa menyangkut masalah dengan pegawai, konsumen, kesulitan permodalan dan reaksi negatif dari lingkungan sekitar. Tentu hal ini tidak semuanya bisa diselesaikan dengan uang semua perlu penanganan serius dari mental yang kuat. Hemat saya banyak bengkel yang mengalami kebangkrutan salah satunya tidak adanya atau masih lemahnya mental ketika menghadapi masalah sebaliknya banyak pula orang yang sukses hanya dengan bermodalkan tekad dan keberanian yang nota bene bermodalkan pas – pasan. Semangat mental kewirausahaan dapat lahir jika seseorang sudah menentukan tujuan hidupnya berupa visi atau misi yang jelas dari usahanya yang sedang dikelola sehingga akan muncul motivasi – motivasi atau semangat dalam mencapai sebuah keberhasilan. Jika hal ini telah tumbuh tentu berbagai masalah yang datang akan diartikan sebagai sebuah tantangan yang mesti dilewati.
Banyak faktor seseorang memiliki mental kewirausahaan yang kokoh yakni, bisa lahir dari sesorang yang tumbuh dan dibesarkan  dari lingkungan keluarga wirausaha hal ini tentu suatu keberuntungan seseorang terlebih jika masa depanya akan menjadi wirausahawan karena orang tuanya tentu akan menurunkan ilmu serta pengalamanya kepada anak – anaknya sehingga secara tidak langsung orang tua akan menjadi guru pengalaman bagi kesuksesan anak – anaknya. Jika kita perhatikan kenapa bisnis ras orang cina rata – rata lebih bisa sukses sampai ke generasi ke dua sampai tiga generasi dibanding dengan pengusaha asli pribumi, karena budaya orang cina sebelum anaknya terjun kelapangan usaha mereka akan mendidik dan mengajari anak - anaknya dengan usaha orang tuanya sehingga mereka akan cukup pengalaman dan siap secara mental setelah benar – benar terjun dalam dunia usaha. Faktor yang lain adalah seseorang memiliki mental  kewirausahaan yang baik tentu orang tersebut memiliki kemauan menjadi orang sukses sehingga cenderung berkarakter mental pemenang dimana setiap hal – hal yang menimpa dirinya disikapi dengan penuh kebijakan sehingga menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai kendala dan rintangan dalam membangun usaha. Atau mungkin faktor yang lain seseorang memiliki mental yang kuat adalah merasa tidak ada pilihan lain dalam hidupnya selain terus berjuang mencari keberhasilan dari usahanya.
Wirausaha adalah kemampuan individu dalam menterjemahkan peluang  usaha dan dapat mengelola semua faktor – faktor sumber daya seperti manusia, modal, mesin, metode dll. Menjadi keuntungan perusahaan. Jadi, jelas sifat dasar dari sang wirausaha sejati adalah memiliki etos kerja, mampu mengambil keputusan dan mental positif untuk mengejar tujuan yang telah ditetapkan.
Ciri – ciri sang wirausaha
  • 1.      Rasa percaya diri yang kuat
  • 2.      Mampu memimpin
  • 3.      Mampu mengambil resiko
  • 4.      Berorientasi pada tugas dan hasil
  • 5.      Punya visi yang jauh kedepan
  • 6.      Orisinalitas
  • 7.      Tanggung jawab
Beberapa parameter penting apakah Anda memenuhi persyaratan sebagai sang wirausaha :
1.Apakah Anda sudah menulis alasan – alasan secara jelas kenapa Anda harus berhasil dibidang yang akan digeluti.
2. Apakah Anda mampu mengambil keputusan dengan baik terhadap masalah-masalah Anda.
3. Apakah Anda mampu memotivasi diri ketika Anda gagal.
4. Seberapa besar waktu Anda digunakan untuk mengembangkan usaha dan usaha – usaha lain membaca dari berbagai media online ataupun offline, berdiskusi dengan bawahan ataupun dengan senior ataupun mengikuti seminar tentang kewirausahaan.
5. Apakah Anda percaya diri dengan kemampuan komunikasi Anda.
6. Apakah Anda mampu menjadi pendengar yang baik
7. Apakah Anda termasuk tipe pemimpin yang menyukai tantangan.
Jadi, untuk meraih sebuah kesuksesan dalam berbisnis mutlak dibutuhkan sikap mental yang positif yang akan melahirkan semangat untuk bekerja secara cerdas, keras dan ikhlas sehingga melahirkan citra diri yang positif yang tentunya sangat penting bagi perkembangan wirausaha.

    Menyusun perencanaan yang matang

Perencanaan adalah langkah – langkah awal yang perlu dilakukan sebelum melakukan tindakan  dengan cara mengambil informasi yang diperolehnya dari data ataupun diperoleh dari analisis situasi diri dan lingkungan serta evaluasinya untuk memperoleh langkah – langkah tindakan konkrit  yang tepat untuk mencapai suatu tujuan. Masalah perencanaan dalam mendirikan usaha tentu sangat penting sekali hal ini tentu dapat mengantisipasi hal – hal buruk yang menimpa dalam sebuah usaha ataupun langkah – langkah yang tepat untuk mengatasi sebuah masalah.

Beberapa hal yang perlu perencanaan dalam mendirikan bengkel sepeda motor :
1.      lokasi bengkel apakah cukup stategis dan mampu memenuhi standar kelayakan selain itu pertimbangkan dampak sosial dengan warga sekitar apakah cukup aman tidak mengundang reaksi negatif dengan warga setempat.
2.      Fasilitas sarana dan prasarana yang perlu disiapkan seperti penyediaan sparepart ataupun peralatan service selengkap mungkin. Penyediaan sparepat kendaraan motor tentu tidak bisa dilakukan langsung sekaligus kumplit hal yang perlu dilakukan adalah mengetahui sparepart apa yang masuk kedalam kelas fast moving dan slow moving. Untuk kategori fast moving tentu sparepart ini secara limit waktu tingkat penggantian atau perbaikan relatif cepat seperti kampas rem, bohlam, ban luar dan ban dalam, oli, busi, accu, fitting lampu, laher. Sedangkan untuk sparepaert kategori slow moving yakni status sparepart yang tingkat pemakaian ataupun turn over barangnya relative  lama contohnya jari – jari, plat kupling, master rem, cover body, velg, karburator, girset, kabel body dll. Selain sparepart tentu yang mesti dipersiapkan adalah fasilitas service meliputi kompresor, gun, kunci – kunci sebaiknya gunakan merk yang telah teruji kekuataanya karena sering dipakai sediakan juga tempat obat untuk pertolongan pertama karena pekerjaan montir sangat dekat sekali dengan resiko kecelakaan.
3.      Persiapan pegawai atau tenaga kerja khusus mengenai masalah ini, seringkali menjadi sesuatu yang menakutkan bagi bengkel karena tidak sedikit bengkel menjadi gulung tikar dikarenakan masalah ini terutama jika telah ditinggalkan oleh pegawai – pegawai terbaiknya sehingga hal ini memerlukan pengananan yang lebih serius karena jika tidak, tentu kita malah yang mendapatkan kerugiannya. Karyawan yang baik dan loyal tentu akan lebih menguntungkan bengkel namun, jika karyawan kita malas – malasan dan tidak loyal tentu ini akan jadi boomerang bagi hancurnya usaha yang kita kelola. Karyawan atau montir jika kita umpamakan adalah seorang koki masakan jika racikanya mampu memuaskan pelanggan tentu pelanggan akan ketagihan dan datang lagi. Saran penulis untuk awal – awal usaha usahakan minimal satu orang yang sudah ahli karena orang ini yang bertanggung jawab langsung dilapangan yang menyangkut jasa service khususnya. Untuk tenaga bantu tentu kita dapat memanfaatkan para lulusan SMK. Sebaiknya pula penulis sarankan jika Anda sebagai pemilik ada baiknya Anda juga terlibat langsung dengan karyawan montir manfaatnya adalah:
a.       Mengetahui fungsi dan penempatan sparepart secara tepat pada kendaraan motor.
b.      Mengetahui tindakan perbaikan yang mesti dilakukan dalam mengatasi problem masalah motor
c.       Menambah skill terhadap usaha yang kita geluti.
d.      Mengetahui tingkat kesulitan dan kemudahan dalam perbaikan motor.
e.      Mampu merasakan posisi sebagai karyawan montir sehingga kita akan bijak pada hal – hal mengenai tingkat kesejahteraanya.
f.       Mampu mengatasi keluhan para konsumen baik secara teknis maupun non teknis.
Saran penulis sebaiknya di awal – awal usaha pemilik harus melibatkan diri dari berbagai hal karena hal itu penting sekali bagi pengembangan diri ataupun bengkel secara keseluruhan. Pengalaman penulis saat membuka bengkel tahun 2006  hanya bermodalkan kemauan yang kuat dengan modal yang hanya cukup mengontrak dan sparepart seperlunya juga tentunya keahlian yang nihil  kini, Alhamdulillah masih kuat berdiri salah satu kuncinya adalah saya senantiasa terlibat aktif dengan karyawan kami tentu hal ini akan mengundang reaksi dan cibiran orang namun, saya tetap menguatkan diri karena sesungguhnya cara ini bisa menjadi kekuatan diri kita secara skill dan matang dalam mengambil keputusan. Melalui cara yang sangat efektif ini secara skill sudah banyak yang saya miliki dari mulai mengelas las listrik, las asetilin, pengecatan body dan airbrush, stel velg, tambal ban ataupun service ringan dan sedang. Untuk service besar biasanya saya mempercayakan pada montir senior karena selain resiko yang besar juga akan menuntut waktu yang lebih tentu ini akan mengganggu pelayan bengkel nantinya.
Jika telah selesai melakukan perencanaan kemudian buat rencana kerja konkrit yang bisa dilakukan langsung dilapangan :
1.      Lakukan survey lokasi
2.      Lakukan survey calon pemasok sparepart dan oli
3.      Lakukan survey pembelian tool atau perkakas yang berkualitas dan relatif murah
4.      Persiapkan tenaga kerja yang jujur, loyal dan handal
5.      Mulai merencanakan alokasi biaya yang dibutuhkan
Proses menyusun rencana  adalah sebagai berikut :
a.       Menentukan tujuan dan sasaran yang jelas  
b.      Mengumpulkan fakta data dan informasi dari lingkungan dan analisi situasi diri
c.       Merinci langkah konkret menjadi sebuah strategi

Jika kita telah menentukan langkah – langkah di atas dengan baik tentunya kita akan tentukan apa visi dan misinya pula karena ini akan berperan sebagai kompas yang menentukan kemana arah yang akan kita tuju nantinya. Banyak bengkel – bengkel kecil yang bermunculan namun, disayangkan sebelum tahun ke tiga dimasa-masa perintisan telah gulung tikar. Banyak diantara yang membuka usaha karena sekedarnya saja artinya menunggu bola dan hanya berpegang pada nasib tidak memiliki targetan – targetan yang menjadi sumber motivasi dan sumber kekuatan untuk lebih maju. Usaha – usaha jaman sekarang tentu syarat dengan berbagai tak tik dan strategi kini, banyak berbagai seminar – seminar atau pelatihan – pelatihan tentunya dimaksudkan agar setiap pengusaha harus mulai menerapkan ilmu – ilmu bisnis modern agar bisa berkembang dan bisa mengikuti jaman. Sebagai contoh pribadi ketika mengelola bengkel dari nol sampai sekarang dan kini mulai merambah usaha bidang konveksian maka, ketika usaha mengalami pasang surut saya selalu ingat visi dan misi yang telah dibuat. Adapun  visi dan misi perusahaan saya sebagai berikut  :
Visi :  Menkolaborasikan automotif dan fashion
Misi : Menciptakan lapangan kerja seluas – seluasnya

   Menentukan pilihan model bisnis bengkel yang akan dijalankan

Berdasarkan pengamatan penulis dilapangan, ada beberapa jenis model bisnis perbengkelan automotif roda dua diantaranya :
a.       Kelas murni jasa umum
Kelas ini biasanya dilakukan oleh orang yang memiliki modal skill atau keahlian otomotif namun, tidak ditunjang oleh modal yang cukup. Biasanya tempat yang dipakaipun kebanyakan masih mengontrak ataupun hanya memanfaatkan ruang halaman rumah yang kosong. Jadi, spintas pendirianya tidak terkonsep sehingga biasanya sarana dan prasarananya kurang terperhatikan hal ini salah satunya yang menyebabkan bengkel kecil sulit berkembang.
b.      Kelas jasa dan sparepart
Kelas bengkel ini umumnya dimiliki oleh mereka yang memiliki modal dan tentu sudah ada perencanaan yang matang oleh pemiliknya. Model bengkel ini umumnya melayani penjualan sparepart  dan service sehingga dibantu oleh beberapa buah pelayan dan montir. Dilapangan, model jenis ini yang paling banyak berdiri dan berkembang karena dilihat dari segi kelayakan tentunya model bengkel ini cukup memenuhi standar perbengkelan. Model bengkel ini seiring perkembangan jaman terbagi menjadi dua yakni bengkel resmi dan bengkel umum.
c.       Kelas jasa, spare part dan permesinan
Kelas usaha bengkel ini umumnya dimiliki oleh mereka yang telah lama berkecimpung di dunia perbengkelan sehingga masyarakat sekitarpun juga banyak yang sudah mengenalnya. Pemilik bengkel tentu melihat peluang ini dan berusaha memaksimalkan pelayanan sehingga setiap waktu berusaha untuk melengkapi bengkel dengan berbagai pelayanan diantaranya perlengkapan sparepart orisinil dan lokal, pelayanan jasa service dan pelayanan jasa permesinan seperti mesin bubut, mesin korter, las alluminium dan press body. Secara modal tentu model bengkel ini cukup besar minimal 500  juta ke atas itu dihitung dari modal lancarnya saja belum modal bangunan dan lain-lain. Karena kelas ini banyak melibatkan modal besar maka, kecendrungan untuk memposisikan jadi agenpun nampaknya tidak begitu sulit.  Saat ini telah banyak bermunculan agen sparepart motor roda dua yang awalnya dari bengkel yang menyediakan jasa, sparepart dan permesinan bahkan ada juga yang mulai memproduksi sparepart.  
d.      Kelas Bore-Up atau Racing
Jenis kelas bengkel usaha ini mengusung pada keahlian khusus yakni skill untuk menambah kecepatan motor supaya lebih kencang sehingga konsumenyapun relatif terbatas pada orang-orang yang hobi memacu adrenalin  di arena balapan motor umumnya segmentasi pasar konsumen ini adalah tergolong muda - mudi. Bengkel mereka pandai meracik tampilan standar jadi racing beberapa bagian yang sering di rubah diantaranya perubahan pada gigi rasio, pengurangan bobot bandul stang seher, seting klep, bubut noken as, papas cilider head dan karburator racing. Jenis pelayanan ini biasanya ada yang untuk stelan korekan harian ataupun untuk khusus tampil balap. Masalah biaya tentu sangat bervariasi tergantung spesifikasi kelas dan penggantian sparepartnya. Untuk yang kelas harian saja jika maksimal bisa mencapai 2 sampai 3 juta. Jadi, jika Anda memiliki kecintaan atau pada jenis kelas bengkel ini disarankan untuk memperdalamnya bisa dari informasi dari internet, dari kumpulan sesama hobi ataupun dari kursus yang khusus mempelajari teknik bore – up.
e.       Kelas Modifikasi
Kelas usaha motor ini tentu yang dijual adalah kemampuan dalam merubah tampilan motor agar lebih nyentrik, modis dan trendi namun, dengan tidak menghilangkan fungsi dari kendaraan bermotor sebagai alat transfortasi. Fenomena memodifikasi kendaraan roda dua di tanah air tentunya sudah cukup lama berkibar sehingga untuk lebih menggairahkan kembali kecintaan masyarakat akan memodifikasi telah banyak digelar kontes – kontes modifikasi tingkat lokal ataupun propinsi. Tentunya kontes dilakukan dengan berbagai kelas yang meliputi kelas untuk pemula dan senior dengan berbagai tema semi ataupun ekstrem beberapa bagian kendaraan yang paling sering dilakukan modifikasi diantaranya pengecetan seperti airbrush, perombakkan bagian rangka motor, pembuatan body motor menggunakan bahan fiberglass. Jenis motor yang dilombakan tentunya terdiri dari kelas matik, bebek ataupun kelas sport. Biasanya jenis bengkel modifikasi ini kebanyakan dimulai hanya memanfaatkan garasi rumah bahkan mungkin dari sekedar iseng semata dan biasanya jika telah dikenal masyarakat luas melalui prestasi – prestasi yang telah diraihnya tentu  dengan sendirinya akan banyak orderan dari luar untuk mempermak motornya menjadi sesuai dengan keinginan klien. Harga yang ditawarkan tentu sangatlah bervariatif tergantung tingkat kerumitan dan kesempurnaan bengkel dalam memodifikasinya. Hal ini tentu membutuhkan kreatifitas, ketekunan dan kesabaran serta giat mencari  informasi yang baru khususnya perkembangan dunia automotif khususnya baik di dalam ataupun luar negeri.
Setelah mengetahui berbagai kelas atau model bengkel diharapkan sebelum memutuskan model bengkel alangkah baiknya lakukan dahulu perencanaan – perencanaan yang matang mengenai berbagai analisi situasi diri dan analisis lingkungan sehingga benar – benar akan menguntungkan bagi perkembangan usaha Anda nantinya. Usaha yang dimulai dengan asal – asalan biasanya akan berakhir dengan banyak kekecewaan, bukan? Jadi, Anda harus serius dan fokus jangan terpengaruh dari sisi – sisi kanan dan kiri Anda. Sebaliknya Anda harus yakin terhadap bisnis yang bakal Anda jalankan yang jelas setiap tindakan yang kita ambil pasti menuntut sebuah resiko.


 3. Tips yang perlu dilakukan jika Anda akan memulai usaha 


1. Kenalilah pesaing Anda dengan baik

Dengan mengenali pesaing berarti kita mengetahui seberapa jauh kekuatan pesaing kita dan tugas Anda mulailah membuat strategi baru untuk mampu bersaing secara sehat. Didalam strategi perusahaan secara umum kita mengenal adanya strtategi analisis SWOT yakni :
S adalah STRONG artinya kekuatan, jika kita sebelumnya telah mengetahui dan menganalisis keberadaan lawan tentunya hal ini agar kita dapat mengimbangi kekuatan lawan sehingga  kita harus sedini mungkin menumbuhkan apa yang menjadi  kekuatan kita seperti memiliki komunitas motor yang loyal, pelayanan yang prima, ada garansi dan bonus di setiap kelipatan jasa.
W adalah WEAKNESS artinya kelemahan, Anda jangan merasa kalah jika Anda masih memiliki  kekurangan dalam usaha Anda, justru kita harus jujur dan menyadarinya supaya dapat dicarikan solusinya kelemahan itu misalnya tempat masih ngontrak, lokasi bengkel yang kurang strategis, sparepart yang kurang komplit, peralatan permesinan yang kurang kumplit dan memadai, modal yang kecil.
O adalah OPPORTUNITY artinya peluang, kita harus cerdik mencari peluang apa yang akan menjadi suatu keuntungan bagi perusahaan. Cara terbaik berdasarkan pengalaman yakni dengan menganggap lawan adalah kawan bukan musuh justru dengan begitu kita jadi bisa bekerja sama contoh pelayanan di bengkel sebelah belum adanya press body tentu kita dapat menciptakan peluang keuntungan dengan membuka layanan press body kemudian bekerja sama dengan bengkel tersebut dengan memberikan harga khusus sehingga dapat saling memberikan keuntungan.
T adalah TREATMENT artinya ancaman, dalam perjalanan usaha wajar jika kita merasa   tersaingi lawan karena ini adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri. Sebuah acaman terkadang datang tidak bisa diprediksi, karenanya tugas kita tentu harus mempersiapkan setiap waktu untuk bersaing dengan lawan usaha secara profesional misalnya jika kemudian mulai bermunculan bengkel – bengkel baru tentu kita harus mencari solusi terbaiknya seperti membuka pelayanan jasa yang unik seperti membuka pengecatan body, terima modifikasi,buka cucian motor dan lain – lain dengan cara – cara seperti ini bengkel sayapun bisa bersaing dengan bengkel – bengkel yang nota bene bermodal besar. 

2.                 2.   Kenalilah diri Anda sendiri
Tidak ada di dunia ini yang mengetahui siapa diri Anda yang sebenarnya selain daripada Anda sendiri karenanya jika Anda telah merasa mampu dan berbakat pada bidang usaha yang akan Anda geluti sebaiknya mulailah melatih diri dan banyak – banyaklah mencari informasi atau pengetahuan lainnya yang akan membantu perkembangan masa depan karir Anda. Selalu ada jalan jika kita memiliki kemauan yang keras dan mulailah dari hal – hal sederhana yang terpenting adalah konsistensi Anda dalam mencapai tujuan.
3.                 3.  Belajar tanpa batas
Perkembangan jaman yang senantiasa berubah tentunya akan menuntut sedikit ataupun banyak kepada prilaku kita untuk berusaha adaptasi dengan lingkungan sekitar. Khusus mengenai dunia usahapun tentunya mengalami perkembangan baik segi ilmu ataupun teknologi. Jadi, jika kita tidak mau tergerus oleh jaman maka mental semangat pembelajar harus sudah mulai terbangun sejak dini.
4.                   4Perluas pergaulan Anda 
Jika Anda telah memiliki pergaulan yang luas tentu bisa menjadi keuntungan plus bagi Anda karena Anda dapat mengabarkan atau menginformasikan ide – ide Anda ataupun karya Anda dengan mudah. Namun, jika Anda memliki pergaulan masih minim tentu kita bisa memulainya dengan memanfaatkan situs – pertemanan di internet seperti facebook, tweeter, blog  dll. Melalui pergaulan ini kita akan mengetahui seberapa besar kualitas ide-ide ataupun karya – karya Anda jika Anda menginginkan feedback mereka dari ide – ide ataupun dari karya – karya Anda yang di share atau bagikan ke khalayak.
5.            5.  Bangun ciri khas atau faktor pembeda
Kita telah hidup di jaman yang penuh dengan persaingan sehingga apapun jenis usaha kita seringkali dibelakang kita ternyata banyak sekali yang telah memulainya. Jadi,  sebelum menentukan ide bisnis dilapangan coba juga Anda cermati hasil survey “ googling “ bisnis yang serupa dengan ide bisnis Anda seberapa yakin tingkat optimisme Anda dalam memenangkan persaingan usaha Anda.  Jika posisi Anda di bawah pesaing tentu Anda harus belajar dari kelebihan – kelebihan dari pesaing dan mengkolaborasikan dengan inovasi Anda sehingga memunculkan hal baru dan menjadi ciri khas produk atau pelayanan jasa Anda yang berbeda dengan pesaing tentunya dapat mendongkrak strategi bisnis Anda.




3   
         4. Hal – hal yang menyebabkan kebangkrutan bengkel sepeda motor


Pemilik modal mempercayakan bengkelnya 100% ke pegawai

Dalam dunia usaha terkadang memang masalah pegawai  seringkali menjadi faktor kendala terbesar bagi kemajuan perusahaan. Hal ini juga tentu tak luput dengan usaha perbengkelan tentu masalah pegawai khususnya montir kerap kali menjadi batu sandungan terbesar bagi majunya sebuah bengkel. Berdasarkan pengalaman dilapangan banyak sekali faktor mengapa montir tidak loyal terhadap bengkel diantaranya tentu masalah gaji, ketidaknyamanan dalam bekerja, masalah intern pegawai, ketidakpuasan kebijakkan kita  ataupun menyangkut faktor usia.
“ Seberapa efektifkah peran karyawan bagi kemajuan usaha kita ?” tentu jawabanya adalah jika perusahaan kita ingin mengalami kemajuan secara berarti tentu kita mau tidak mau harus melibatkan banyak karyawan. Masalahnya sekarang masih banyak para investor atau pemilik usaha khususnya bagi pemula disaat – saat awal perintisan sudah banyak yang langsung mempercayakan usahanya 100% ke pegawainya dengan berbagai alasan karena sibuk, tidak mau repot – repot , tidak perlu ribet dan lain- lain tanpa dibarengi dengan cara – cara kontrol yang ketat.   Berdasarkan pengalaman dilapangan sebaiknya disaat awal – awal perintisan tentunya kita sebagai pemilik harus mau terjun langsung karena sebenarnya itulah pelajaran penting  di awal- awal usaha yang sangat berguna bagi kita.  Berbagai kasus yang sering menimpa kerugian beberapa pemilik bengkel oleh pegawai  rata – rata memiliki kemiripan “ modus “. Biasanya awal – awal oknum pegawai bekerja sangat giat dan rajin sehingga hal tersebut menjadikan si pemilik modal menjadi percaya berlebihan. Sebagai kasus contoh si oknum pegawai bisa dengan leluasa kemeja kasir melakukan transaksi penjualan jasa ataupun sparepart sendiri tanpa pengawasan yang baik dari pemilik usaha. Nah, disinilah sebenarnya awal mulai masalah setelah pemiliknya percaya penuh kepada pegawai. Jika, telah begini sebenarnya si oknum tinggal menunggu saja ada kesempatan yang tepat. Maap, bukan maksud penulis disini merendahkan profesi montir percayalah masih banyak pegawai baik pelayan ataupun montir yang bersikap jujur namun, yang perlu perhatikan dari kita khususnya pemilik usaha tentunya harus belajar dari kesalahan orang lain dalam mengatur aturan  batasan – batasan antara hak dan kewajiban pemilik usaha dan pegawai. Jangan sampai pemilik terlena dan harus menunggu kerugian dahulu lalu kemudian bertindak tentu tidak akan berguna, bukan. Kasus di atas tentunya tidak bisa disamakan artinya dengan perusahaan – perusahaan swalayan seperti supermarket, mall – mall dimana para investor tidak terjun langsung melayani transaksi dengan konsumen   karena biasanya sekelas perusahaan ini telah memiliki sistem pengontrolan yang baik lebih – lebih menyangkut masalah keuangan.

 SOLUSI
A.     Di awal – awal usaha sebaiknya diusahakan pemilik juga terlibat minimal ada pengontrolan jika tidak bisa tentu bisa melibatkan anggota keluarga bisa anak ataupun istri. Disinilah sebenarnya dari awal sebelum membuka bengkel perlu adanya perencanaan yang cukup matang sehingga  hal – hal semacam ini tentu dapat diatasi. Pemilik usaha sepatutnya mengetahui mengetahui secara detil tentang hal – hal yang menyangkut usaha bengkel dan memikirkan hal – hal yang mungkin akan terjadi. Hal ini tentunya akan bermanfaat untuk mengetahui strategi atapun dalam mengambil keputusan bagi perkembangan usaha bengkel itu sendiri.
B.     Sebelum membuka bengkel tentukan hak dan kewajiban antara pemilik ataupun pegawai secara tegas bila perlu dibuat perjanjian hitam di atas putih. Jadi, masing – masing pihak bekerja di atas relnya masing – masing. Jangan sebaliknya pemilik yang terlalu menuntut hak namun, seringkali mengabaikan hak – hak pegawai seperti membayar gaji tidak sesuai komitmen di awal, membayar gaji sering kali tidak tepat waktunya, seringkali memangkas gaji tanpa alasan yang jelas begitupun dengan karyawan sering menuntut hak daripada kewajiban seperti sering datang kerja terlambat, cenderung menginginkan naik gaji yang tidak diimbangi dengan kinerja, menghindari kerja terlalu berat.
C.     Pakailah alat control keamanan  modern yang cukup modern dan efektif  bisa menggunakan CCTV supaya masing – masing karyawan yang terlibat melihat adanya keseriusan keamanan dalam hal pekerjaan.
D.     Bangun komunikasi dengan pegawai sebaik mungkin karena mungkin mereka juga membutuhkan perhatian ataupun kepercayaan dari Anda selain pekerjaan. Hal ini tentu sangat perlu untuk mengikat hubungan emosional pemilik dan pegawai sehingga diharapkan jika menemukan masalah ataupun saran di tempat pekerjaan tentu akan dapat diselesaikan secara musyawarah dengan menguntungkan kedua belah pihak. 

        Tidak memiliki visi dan misi yang jelas 

Sebagian besar orang dalam mendirikan usaha seringkali mengabaikan masalah visi dan misi terlebih biasanya kebanyakan mereka yang mendirikan yang terkesan tergesa – tergesa tanpa perencanaan yang matang terlebih dahulu. Biasanya gaya – gaya kepemimpinan semacam ini tentu akan menuai kondisi yang  membahayakan masa depan perusahaan. Visi merupakan cita – cita tertinggi dari sebuah perusahaan yang tentunya akan menjadi obor penyemangat perusahaan dalam mencapai tujuan dari perusahaan. Sudah sepantasnya negara kita mulai mencontoh negara – negara maju khususnya masalah mendirikan usaha mereka biasa melakukan budaya riset ataupun analisis – analisis situasi diri dan lingkungan. Nah, terkesan ribet ya, karena memang di negara berkembang masih belum terbiasa dimana masih banyak yang membuka usaha asal jalan atau sekedar iseng.
Disamping visi tentu yang harus dimiliki adalah misi  perusahaan yang akan menjadi faktor – faktor terwujudnya visi perusahaan.  Di dalam misi tentunya dijelaskan langkah – langkah yang efektif bagi terlaksananya program – program draft perusahaan yang telah disepakati bersama ataupun misi pribadi yang tentunya akan menuntun pergerakan setiap komponen perusahaan baik pemilik ataupun para karyawan bahu membahu mewujudkan cita – cita perusahaan. Masing – masing komponen perusahaan tidak berjalan sendiri –sendiri yang justru seringkali menimbulkan masalah baru bagi perjalanan perusahaan. Untuk mencapai visi dan misi yang baik tentu faktor lain di saat merekrut pegawai harus benar –benar masuk dalam kriteria yang cocok untuk menjalankan visi dan misi kita jangan pernah terjebak oleh situasi dan kondisi karena jika Anda salah dalam merekrut pegawai tentunya akan menjadi faktor penghambat kemajuan bengkel, jika bengkel Anda masih mengandalkan jasa maka peran pekerja sangatlah menentukan bagi kelangsungan usaha dan terwujudnya impian perusahaan di samping tentunya peran Anda dalam memimpin sangat berpengaruh juga.   
      
SOLUSI
a.     Ciptakan visi dan misi sebelum perusahaan dibangun terlepas apakah perusahaan Anda memakai modal kecil ataupun besar karena sesungguhnya ini bagian dari keseriusan Anda dalam memulai usaha dan menyangkut cita – cita besar Anda. Jadi, belajarlah melihat visi dan misi terutama perusahaan sejenis ataupun membaca riwayat atau biografi kisah orang - orang sukses bagaimana mereka memiliki visi yang jauh kedepan kemudian kita menyempurnkannya dengan visi dan misi yang kita buat.
b.    Luaskan pergaulan Anda karena ini bisa jadi sarana yang paling efektif untuk meminta respon atau feedback dari visi dan misi yang kita buat. Hal ini tentu akan menambah bobot visi dan misi kita karena didalamnya terkandung gagasan dan ide dari orang lain juga yang terkadang menjadi nilai tambah dan lebih menyempurnakan ide dan gagasan kita.
c.     Perekrutan karyawan harus dilakukan seprofesional mungkin karena hal ini berpengaruh besar bagi kemajuan bengkel. Disiplin dalam proses – proses perekrutan seperti wajib memiliki surat lamaran kerja, biodata dan pengalaman yang jelas. Tegas dalam membuat aturan hak dan kewajiban pekerja agar pekerja memahami aturan kerja yang jelas.    

  Sikap mental sang wirausaha yang kurang matang
Berdasarkan pengalaman usaha diperbengkelan  umum sepeda motor di saat – saat usia perintisan awal tentunya banyak sekali rintangan dan hambatan seperti contohnya menyangkut masalah pekerja tentunya saya mengalami berbagai situasi tekanan disana – sini diantaranya saya harus mengatasi beberapa masa – masa sulit belum lagi kemampuan saat itu mengenai dunia motor sangatlah nihil dan perasaan takut jika harus di tinggalkan montir yang telah kenal baik. Namun, itulah pembelajaran hidup yang  saya harus hadapi walau terkadang belum siap bahkan sulit untuk memutuskan sungguh dilematis seperti :
1.      Ketika seorang montir senior saya yang dahulu bersama – sama merintis mulai berprilaku tidak jujur dan menghasut montir – montir bawahanya. Saat itu saya harus memutuskan perkara yang terkadang berujung pahit dan dilematis karena  saat itu berpikir dia selama ini yang menjadi andalan service di bengkel kami,  tentu  disaat saya harus memutuskan untuk memecat dia dengan alasan manajemen perasaan takut bangkrut usaha selalu membayangi hari – hari  saya  selama 3 tahun lebih.
2.      Berhadapan dengan montir yang malas namun, gigih memperjuangkan gaji yang tinggi.
3.   Menghadapi montir yang skillnya bagus tak diragukan namun, tidak bisa bekerja sama dengan yang lainnya dan kecendrungan untuk selalu meminjam uang tapi seret untuk membayar.
4.  Montir yang banyak omong namun, dengan keahllian yang minim berprilaku seperti montir kawakkan namun, selalu mencela kerjaan temanya sendiri .
5.    Menghadapi teguran keras dari konsumen yang merasa kecewa.
6.  Menghadapi karyawan yang telah diberikan kepercayaan yang lebih namun, ternyata pengkhianat.
7. Menghadapi protes keras dari salah seorang warga karena merasa terganggu kenyamannya dan mengancam akan melaporkan ke pihak berwajib.
8.    Cemoohan dari bengkel pesaing yang mencari – cari kelemahan bengkel kita.
9.   Prilaku para konsumen yang senantiasa senang membawa teman – temanya nongkrong berlama – lama di bengkel namun, dengan ongkos jasa perbaikan tak seberapa.
10.  Menjalani masa – masa kemandegan usaha serta menghadapi berbagai pikiran negatif yang senantiasa datang dan pergi mengganggu.
Contoh di  atas adalah hal – hal  yang pernah saya lalui dan  masih ingat baik dalam kepala tentunya dibalik perjalanan  usaha sekian lama berdiri, ada banyak  menyimpan cerita yang larut dalam sebuah seni usaha baik suka ataupun duka. Hal - hal ini tentunya sangat menguras kekuatan emosional kita. Beberapa teman saya yang pernah mengalami sikap para montir ini menyatakan sungguh ini problem besarnya yang sulit untuk dikendalikan hingga harus memutuskan untuk gulung tikar saja daripada diterusin makan hati. Nah, pengalaman pahit teman tadi tentunya diharapkan para pemilik usaha bisa lebih mempersiapkan mental secara lahir ataupun batin. Karena hal – hal  di atas tidak semuanya bisa diselesaikan dengan memakai uang semata namun, sikap mental kita dalam diri kita bagaimana menyikapinya dari berbagai tempaan dan cobaan menjadi kekuatan baru.
Selain menghadapi berbagai masalah dari luar terkadang juga sikap mental kita bisa menjadi masalah seperti halnya sikap over acting atau sikap berlebihan gaya memimpin. Jika, sikap ini ada pada diri Anda maka siap – siaplah karyawan Anda akan mencibir baik dibelakang ataupun di depan Anda tentu ini  menjatuhkan kewibawaan Anda selaku pemimpin perusahaan kita seiring dengan sikap Anda yang arogan dan merasa diri super. Dampak lainnya tentu kita menjadi pemimpin yang tidak efektif berbagai visi ataupun misi yang kita kumandangkan tentu hanya akan diartikan  sebagai cerita kosong dan berlalu begitu saja tanpa aksi karena tentunya para karyawan sebelum mendengarkan apa yang menjadi visi dan misi kita tentu isi kepala mereka sudah tercemar pikiran negatif  terhadap Anda. Untuk itu para pemilik usaha harus sadar betul bahwa dalam sebuah organisasi usaha yang kokoh tentu haruslah terdiri dari komponen - komponen yang saling bersinergi membentuk ikatan yang kokoh berjalan seiring dan seirama. Selain sifat tadi ada juga sifat over ambisious tentunya kita harus bisa menempatkan sifat mental ini pada tempatnya. Sebab bisa saja sang pelaku usaha amatiran karena terlalu berambisi untuk maju maka melakukan berbagai investasi sekaligus dalam satu kurun waktu. Contohnya disaat – saat perjalanan usaha sedang merangkak sepi biasanya banyak ide bermunculan untuk segera bertindak untuk memulihkan keadaan. Tanpa berpikir panjang ketika bengkel sepi saat itu lansung buka cucian motor, buka konter pulsa, buka terima jual beli besi tua, buka warnet ataupun melakukan kegiatan hobi lainnya yang tidak ada kaitanya sama sekali dengan usaha bengkel Anda mungkin akan berpikir ini hal lucu, tapi itulah kenyataanya dan tentunya saya juga mengalami hal seperti itu. Jika sikap ambisi ini tidak bisa dikendalikan tentunya akan menjadi boomerang bagi kesehatan perusahaan yang sebelumnya telah dikelola. Modal yang seharusnya digunakan untuk kemajuan bengkel menjadi berceceran dan tidak menghasilkan apa – apa kemudian saat itu kita langsung meminjam modal tanpa diperhitungkan kesiapaan pengembalian cicilan akhirnya setiap datang  waktu  penagihan tiba senantiasa dalam kondisi yang tidak siap membayar dalam keadaan demikian tentu stress  akan senantiasa menghantui kita sehingga Anda menjadi emosional dan cepat tersinggung dengan lingkungan sekitar. Dikhawatirkan jika kondisi ini tidak berubah dalam waktu yang lama maka, pemilik usaha akan serta merta menyesal akan pemilihan bisnisnya jika telah demikian maka bisa dipastikan umur bengkel selangkah lagi menuju bangkrut. 
        SOLUSI
  •      Persiapkan mental wirausaha sebaik – baiknya untuk itu disarankan biasakanlah sharing atau menanyakan pengalaman kepada para senior.
  •     Belajar dari buku – buku manajemen kepemimpinan dan kesalahan – kesalahan kemudian di evaluasi apa sebab dan akibatnya.
  •     Merinci setiap faktor –faktor apa yang menyebabkan kerugian.
  •     Lakukan briefing atau meeting secara berkala salah satunya untuk mendapatkan feedback bagaimana selama ini gaya kepemimpinan Anda di terima baik atau malah sebaliknya.
  •     Pendekatan spiritual karena terkadang masalah – masalah yang menghampiri kepada kita tingkat kesulitanya berbeda – beda untuk itu kita selalu mendekatkan diri kepadanNYA  untuk memohon ridho dan bimbinganNYA

          Mengejar omset yang tidak realistis

Sebagai pemilik perusahaan sudah seharusnya memiliki target – target hasil yang hendak di capai perusahaanya  namun, terkadang target yang tidak realistis seringkali menimbulkan masalah konflik batiniah pada pemilik usaha tersebut karena seringkali kecewa terhadap targetan usaha tanpa mau memikirkan dan melakukan tindakan solusinya sehingga lama kelamaan menjadi bosan dan akhirnya lebih memilih untuk berjalan usaha tanpa target. Disaat menghadapi kondisi ini seringkali pelaku usaha  melakukan strategi penurunan harga bukan pelayanan yang ditingkatkan. Jika, strategi ini yang diambil tentu ada resiko lain yang terancam, seperti :
1.      Darimana Anda bayar resiko kontrakkan atau listrik ?
2.      Darimana Anda bayar karyawan ?
3.      Darimana Anda bayar kerusakan peralatan ?
4.      Darimana Anda dapat keuntungan pribadi yang layak ?
5.      Dan tentunya darimana menutupi biaya – biaya tak terduga lainnya ?
Logikanya jika Anda masih bertahan dengan strategi menurunkan harga tentu Anda harus siap kerja keras dan usaha Anda dibayar murah karena Anda telah menciptakan ketidakseimbangan sisi financial usaha  tentu itu akan lebih memperparah keadaan usaha, bukan ?. Namun, jika Ada juga melakukan  strategi menaikkan harga di atas pasaran tentu ini juga akan mengundang masalah bagi konsumen kita secara umum. Jika konsumen kita seringkali mengeluh akan harga yang kita berikan terlalu mahal tentu lambat laun akan mempengaruhi pasar secara negatif, Sebagai contoh bengkel saingan saya dahulu pernah melakukan strategi ini namun, pada akhirnya bengkel tersebut hanya berdiri kuat dua tahun saja. Padahal bengkel tersebut berdiri di tempat dan lokasinya yang cukup strategis dan milik pribadi. Usaha perbengkelan saat ini tentu tidaklah bisa disamakan kondisinya dengan jaman dahulu di tahun 70 -80 an dimana pemain usahanya masih terbilang jarang untuk membeli sparepart saja terkadang harus pergi jauh ke kota namun, sekarang bengkel sudah hampir marak berdiri baik di kota- kota ataupun di desa bahkan hingga ke perkampungan – perkampungan begitupun jika hanya sekedar membeli sparepart selain di bengkel kita dengan mudah beli di outlet -  outlet ataupun swalayan – swalayan. Inilah perlunya kita perlu mengkaji dahulu sebelum melakukan investasi. Melihat kebangkrutan bengkel tadi rupanya di awal pendirian beliau tidak melakukan perencanaan secara seksama beliau hanya melihat kemajuan usaha orang lain tanpa mau mempelajari dahulu bagaimana usaha bengkel orang lain mampu bertahan lama dan sukses atau mungkin hanya coba – coba memanfaatkan lahan kosong. Namun, hemat penulis ada benarnya juga sang pemilik lahan berpikir seperti itu namun, tetap namanya usaha ya usaha semua perlu proses dan kesabaran selain tentunya modal walau besar ataupun kecil. Di saat usaha cenderung turun seharusnya kita segera mencermati hal – hal yang lebih memungkinkan menjadi faktor penyebabnya dan membuat strategi yang efektif bukan malah berdampak negatif.
         SOLUSI
  •      Buat target usaha serealistis mungkin dan evaluasi bagaimana strategi terbaik untuk memulihkan keadaan.  Saran penulis lakukan dengan cara – cara yang mudah dan gratis dahulu contohnya terapkan harga yang standard secara umum dan pelayanan mulai ditingkatkan dan berbesar hati ketika menerima keluhan konsumen ataupun kritikan orang lain.
  •    Catatlah hal – hal kejadian yang penting untuk ditemukan penyelesainya baik dengan cara di share ataupun konsultasi dengan pemain senior dunia perbengkelan.
  •      Hargai selalu orang terdekat Anda yang ikut bahu membahu untuk kemajuan usaha Anda seperti karyawan – karyawan Anda ataupun keluarga Anda.

              Manajemen keuangan yang tidak efesien  

Hutang – piutang 
Dalam perjalanan usaha tentunya siapapun kita tentu tidak bisa lepas 100% dari yang namanya kaitan hutang dan piutang baik skala besar ataupun kecil dengan limit waktu hutang piutang yang bisa lama atapun sebentar tergantung perjanjian. Masalah hutang piutang menurut hemat penulis tentu tidak bisa dianggap sembarangan karena sedikit saja mengabaikan masalah ini tentu akan berikat patal. Anda bisa dengan mudah mencari contoh konkrit di lapangan seringkali menemukan bangunan atau usaha yang bermasalah dengan bank atau semacamnya tentu bangunan dan seluruh asset bangunan itu di sita dikarenakan biasanya pihak pengelola usaha sudah tidak sanggup lagi membayar cicilan kreditnya. Begitupun  dalam bengkel hal – hal yang bisa menjadikan hutang diantaranya kemudahan agen yang menjadi supplier atau pemasok sparepart ke bengkel  kita dengan pola pembayaran tempo, tentu ini bisa menjadi keuntungan bagi kita untuk mengembangkan bengkel jika kita mengelolanya secara profesional artinya kita harus pandai – pandai mencermati kebutuhan barang jangan sampai over stock bagi bengkel dan tetap menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dan tentunya saling menjaga kepercayaan. Sebab jika kita berbuat tidak profesional tentu pihak supplier tidak akan segan – segan memutus kotrak kerjasama secara sepihak dan jika ini terjadi tentu akan membutuhkan waktu yang cukup untuk memulihkanya dan ini satu kerugian bagi usaha Anda. Namun, jika kita bisa menjaga kepercayaan dengan pihak supplier dengan baik artinya setiap bon – bon transaksi pembelian kita terhadap supplier tidak bermasalah selalu membayar tepat pada waktunya maka, pihak supplier akan selalu memberikan jatah hutang kepada kita yang lebih besar dari yang sebelumnya. Pelaku usaha yang cermat tentu jangan serta merta memanfaatkan kepercayaan ini tanpa perhitungan yang matang kita harus pandai – pandai mengukur kemampuan daya jual dan daya beli bengkel supaya terhindar dari salah estimasi penghasilan dan keutungan yang menyebabkan masalah dengan pihak supplier nantinya khususnya masalah bon – bon tagihan menjadi kurang perhatian. 

Pinjaman kredit bank
Jika Anda merencanakan mulai membangun usaha bengkel dengan modal pinjaman dari bank tentunya Anda harus benar – benar mampu mengaloksikan dana Anda ke sasaran yang tepat  dari mulai pembelian sparepat kemudian tool / peralatan bengkel dan lain – lain jangan sampai Anda salah mengalokasikan dana sehingga modal lancar Anda praktis tidak berjalan sesuai target usaha Anda.  Pada hakikatnya sama saja kemudahan pihak bank ini  dengan pihak supplier cuma jenis barangnya saja yang berbeda yakni ini bentuknya uang. Masalah pinjaman bank tentu sejatinya harus dapat menolong usaha kita di saat memang sudah tidak ada pilihan lain. Namun, jika kita ceroboh memakai jasa pinjaman bank tidak dipakai untuk upaya pengembangan usaha secara optimal atau salah mengalokasikan dana usaha. Maka, cepat atau lambat tentu bisa jadi ancaman bagi kelangsungan usaha kita. Apalagi saat ini ada fasilitas kartu kredit setiap orang kapan dan dimanapun dapat dengan melakukan transaksi pinjaman ke bank tanpa pakai ribet.
Sudah merupakan rahasia umum jika saat ini banyak kasus - kasus orang yang terlilit utang bank karena terlena dengan kemudahan kartu kredit bahkan tidak sedikit berujung pada kasus penceraian.  Sungguh tak mudah jika kita menggunakan mengelola usaha dari pinjaman pihak lain lebih – lebih dengan pinjaman suku bunga yang besar belum lagi pendapatan di awal – awal usaha yang tentunya belum pasti. Jadi ingat di awal – awal usaha penulis saat itu memakai dana pribadi yang tak lebih untuk kontrakkan selama 3 tahun dan sparepart seadanya kemudian untuk pegawai menerapkan sistem presentasi karena tidak ada dananya untuk menggaji pegawai.  Bagi yang sedang menjalankan usaha sebaiknya semakin lama kita menjalankan usaha tentunya kita harus semakin pandai menggunakan uang jangan pernah berpikir jika kemajuan usaha itu hanya bisa ditunjang oleh modal yang besar jadi segala sesuatu sangat tergantung situasi dan kondisinya. Prinsipnya jika usaha Anda berjalan normal dan berkembang tentu biasanya akan banyak berdatangan pihak jasa keuangan misal pihak bank, koperasi ataupun investor yang siap memberikan bantuan pinjaman keuangan untuk Anda tentu dengan persyaratan berupa surat – surat dan agunan yang ringan.  

Arus kas pendapatan
Seringkali sang pemilik usaha tidak memperhatikan berapa putaran kas misal satu bulan, per semester atau 6 bulan apalagi setahun terlebih bagi bengkel – bengkel skala kecil yang seringkali belum memanfaatkan sistem komputerasi. Sehingga seringkali pemilik usaha ceroboh dalam menggunakan uang usaha yang semestinya digunakan atau dialokasikan untuk pengembangan usaha. Saat ini jika Anda berharap pendapatan dari keuntungan hasil bengkel jauh dari normal dan tidak wajar tentu Anda akan merasa kesulitan dan mesti berpikir ulang karena saat ini dunia persaingan perbengkelan semakin ketat yang jelas jika bila bengkel Anda majupun tentu kita harus jauh lebih profesional. Prilaku konsumen sekarang sudah semakin cerdas pandai memilih dan memilah mana mitra yang benar – benar yang cocok. Idealnya jika keuangan usaha Anda sehat tentu kita harus pandai mengelola membagi keuntungan dari pendapatan. Sebagai contoh pribadi dalam mengelola keuangan di bengkel adalah 50% untuk modal lancar 25% untuk investasi dan 25% tabungan pribadi. Dengan cara ini tentu diharapkan usaha mampu bertahan dan berkembang tanpa harus selalu mengandalkan bantuan dari luar. Terlebih dapat mengetahui sejauh mana perkembangan bengkel dari waktu ke waktu dan diharapkan mampu juga untuk mengevaluasi perkembangan bengkel ke depanya.   

SOLUSI

1.      Manfaatkan kepercayaan Suplier Anda untuk mengembangkan bisnis Anda tentu dengan menjaga kepercayaanya.
2.      Luangkan waktu Anda mengecek bon – bon hutang ataupun bon pembelanjaan lainnya.
3.      Analisislah sebelum mengambil keputusan pinjaman bantuan modal ataupun kerjasama dengan orang lain berapa keuntungan dan kerugiannya.
4.      Selama memungkinkan  selain  uang biasanya banyak cara untuk mengembangkan usaha Anda gunakan strategi – strategi baru mulailah rajin menambah wawasan dan pergaulan.

           Salah menentukan rekanan bisnis yang tepat
Setiap pelaku usaha tentu pernah  mengalami masa suka atau duka dalam menjalankan usaha terlebih jika usahanya itu berkembang sehingga banyak pula masalah yang muncul. Adakalanya untuk memperluas jaringan usaha dengan tujuan untuk mendapatkan pendapatan sang pemilik usaha senantiasa mencari orang yang dapat bekerja sama. Kenyataanya tentu tidaklah mudah seringkali malah kita mendapatkan masalah baru. Hal ini pernah saya alami ketika seorang  sales sparepart mengajak untuk membuat sparepart dengan sistem kerjasama yakni saya bertugas memproduksi sparepart dan mitra saya sebagai marketing atau pemasaran karena sebelumnya saya telah tergiur peluang yang cukup potensial melalui pemaparan sales saya yang cukup meyakinkan, akhirnya tanpa berpikir panjang saya langsung mempercayainya  terlebih bengkel saat itu kondisinya sedang mengalami kemajuan yang cukup baik kemudian saya langsung mewujudkan rencana kesepakatan yang telah dibuat dan mulailah sales ini aktif menawarkan jasa pengadaan mesin dan segala peralatan bahkan sampai ke bahan baku yang diperlukan untuk memproduksi spare part motor. Setelah saya mulai memproduksi sparepart yang telah sesuai dengan yang diperlukan sales ternyata tidak mau bertanggung jawab dengan apa yang menjadi kewajiban dia menjual barang yang telah diproduksi dengan berbagai dalih alasan tentu ini sangat membuat cukup kecewa besar bagi saya karena selama ini keseriusan saya tidak di hargai sama sekali padahal telah mengorbankan tenaga, pikiran dan tentunya uang yang tidak sedikit jumlahnya kurang lebih 20 juta.   Saya baru sadar bahwasanya telah gegabah dan gagal memutuskan rekanan bisnis yang tentunya hanya dilandaskan pertemanan atau persahabatan sehingga perasaan mengalahkan logika saya dalam menentukan mitra usaha yang tepat. 
Sebenarnya kerugianya bukan hanya sekedar uang saja namun, tentunya sangat mengganggu pada fokus kita terhadap usaha yang saya geluti dan tentunya perasaan bersalah dan kekecewaan yang kerap melanda pikiran terkadang membuat usaha jadi tidak bersemangat. Inilah salah satu tantanganya dari sang wirausaha bagaimanapun kondisi dan situasi dalam perusahaan harus tetap survive karena setiap sang wirausaha sangat menyadari betul jika hal – hal yang menimpa dirinya baik atau buruk adalah merupakan resiko usaha  dan tentu akan dibuat menjadi suatu pelajaran berharga dan sadar jika berlama – lama meratapi kesedihan jelas akan mengganggu usahanya.
SOLUSI
1. Memutuskan perkara bisnis memerlukan proses analisis dan riset jangan terpengaruh situasi dan kondisi keuangan Anda.
2.  Masalah bisnis adalah masalah mencari keuntungan jadi jangan disandarkan pada hal – hal lain misal persahabatan, sekedar iba atau menolong tetaplah propesional.
3.   Sebelum bermitra usahakan meluangkan waktu mengecek kebenaran atau tingkat kepercayaan kita dengan calon mitra. Tentu kita harus mengetahui track record atau perjalanan usaha caon mitran melalui testimoni klien – klienya.
4.   Biasakan selalu ada kesepakan yang tertulis agar masing – masing memahami hak dan tanggung jawab bila perlu memakai segel sebagai penguat hukum.
5.    Carilah bisnis yang senantiasa dapat mendukung bagi kemajuan usaha kita.


           Manajemen Pembukuan yang kacau 

Masalah manajemen pembukuan menurut hemat penulis bisa menjadi faktor penting dalam perjalanan usaha terlebih di saat – saat usaha sedang tahap perintisan tentu banyak sekali yang menuntut perhatian baik masalah catatan pembelanjaan, catatan kehadiran pegawai, catatan data transaksi dan lain – lain. Tentunya jika hanya diandalkan melalui ingatan sungguhlah kemampuan manusia itu terbatas bila usaha telah berkembang tentu catatan pembukuan – pembukuan ini menjadi penting jangan sampai Anda menyimpanya dalam satu buku dengan alasan menghemat tentu ini nantinya justru akan memusingkan Anda.  Banyak keuntungan yang diperoleh dari kerapihan manajemen pembukuan yakni :
  •      Mengetahui maju dan mundurnya usaha setiap waktu karena kita mendapatkan data akurat mengenai kenyataan riil bengkel kita.
  •     Mengotrol data stok barang sehingga kita dapat mengantisipasi kehilangan keuntungan akibat tidak terkontrol stok barang atau tidak bisa melayani transaksi akibat loss stok barang.
  •      Kita mengetahui berapa modal di luar khususnya menyangkut hutang.
  •     Jika kita memerlukan bantuan keuangan tentu bukti – bukti pembukuan ini bisa kita andalkan sebagai alat proposal usaha kita.
  •     Meminimalisir kesalahan masalah keuangan baik dengan konsumen ataupun dengan karyawan semua tercatat dan bisa jadi data akurat.   
     SOLUSI
  1.      Lakukan pembukuan yang rapi karena jelas ini langsung menyangkut keuangan pisahkan pembukuan dan di susun rapi semua perusahaan sukses karena pembukuanya jelas.
  2.      Beberapa pembukuan yang penting khusus manajemen bengkel sederhana pembukuan catatan transaksi harian, pembukuan stok barang, pembukuan gaji karyawan, Pembukuan buku hutang piutang, catatan permasalah – permasalah penting, barang hilang, targetan dan planning dan untuk dicarikan solusinya.
  3.       Arsip – arsip bon usahakan harus tersimpan rapi karena seringkali berguna untuk mengontrol piutang kita ke supplier, ataupun sekedar mengecek harga.
  4.      Secara bertahap bila memungkinkan mulai berpikir untuk menerapkan manajemen modern secara komputerisasi sehingga yang menyangkut data – data akan tersimpan aman.

        Mudah terpengaruh ajakan bisnis orang lain

Seringkali sang wirausaha di tengah perjalanan usahanya banyak  sekali menemukan rayuan dan godaan usaha dari pihak luar dengan berbagai alasan bisnis yang akan diikuti lebih menjanjikan prosfeknya atau mungkin keuntungan yang luar biasa sehingga tidak sedikit sang wirausaha yang kena godaanya dengan alasan supaya  mendapatkan keuntungan dari bisnis sampinganya untuk menambah modal  dari usaha pokok yang digelutinya maka akhirnya  ikut bisnisan orang lain yang tanpa dipikirkan masak – masak dahulu seperti apakah tidak akan mengganggu  fokus usaha yang tengah dijalani, apakah ada waktu yang cukup untuk menekuni bisnis yang baru, apakah ada modal yang cukup untuk membiayai bisnis yang baru, adakah dampak secara langsung dan tidak langsung bagi kemajuan usaha yang tengah lakoni dan lain – lain. Sebab jika nantinya tidak pandai – pandai mencermati beberapa kemungkinan yang akan terjadi tentunya akan berdampak kepada salah satu bisnis akan dikorbankan. Bahkan yang lebih parahnya kedua – duanya usaha menggantung di tengah jalan karena upaya pembagian alokasi modal usaha yang belum memadai. Akhirnya memutuskan untuk meminjam modal tanpa memperhitungkan kemampuan tingkat pengembaliannya. Tentu rencana awal untuk membantu bisnis yang sebelumnya sudah berjalan malah menjadi beban bisnis yang baru.  Seseorang bisa saja mengelola berbagai usaha dalam satu waktu kalau memang usahanya telah memiliki sistem yang bagus. Berbeda jika usaha kita masih tahap perintisan atau belum memiliki sistem yang bagus artinya usaha masih harus banyak perhatian dan keterlibatan keras kita tentunya akan kesulitan jika harus memikul tugas yang baru yang justru akan merusak keberlangsungan usaha yang sudah lebih dulu dijalankan dikelola menjadi setengah – setengah.
SOLUSI
1.      Senantiasa tetap fokus pada usaha yang dijalani disini tentu sikap sabar Anda disini sangat diuji. Fokuslah terus pada visi dan misi Anda karena inilah salah satu kekuatan Anda.
2.      Boleh melakukan cabang usaha jika segala sesuatunya telah di pikirkan masak – masak jadi tentukan waktu yang tepat kapan kita mulai bisa mengelola usaha sampingan.
3.      Bersikap wajar ketika berhadapan dengan orang karena hal ini bisa menjadikan peluang orang untuk cenderung membahas bisnis yang belum tentu orang tersebut paham terhadap usaha yang akan dijalankan, akhirnya semua beban usaha Anda yang akan menanggungya sendiri dengan kepastian keuntungan usaha yang belum jelas pula.
4.      Mampu memfilter setiap informasi yang masuk dan mengolahnya menjadi seuatu yang bermanfaat bagi kemajuan usaha kita.


               Besar pasak dari pada tiang

Jika kita memiliki sifat – sifat boros, sombong, gengsi tinggi dan sifat – sifat  jelek lainya tentu hemat saya Anda belum cocok jadi pengusaha. Karena sebagai sang  wirausaha sejati tentunya harus bisa memiliki sifat – sifat yang mendukung kemajuan usaha seperti hidup hemat, sikap sederhana dan tentunya rajin. Jika saja kita memiliki sifat boros tentu usaha kita walaupun besar dan memiliki keuntungan yang besar jika di hinggapi sifat boros tentu akan percuma saja artinya kita tidak berpikir panjang untuk lebih memperluas jaringan usaha akhirnya usaha berjalan di tempat tidak ada kemajuan yang berarti dari waktu ke waktu namun,  sebaliknya jika kita mampu berhidup hemat walaupun penghasilan pas – pasan tapi kita bisa menabung hingga akhirnya kita mampu untuk mengembangkan usaha walaupun dengan cara sedikit demi sedikit. Keuntugan dari usaha bengkel tentu harus Anda tahu tidak semuanya untungnya besar seperti keuntugan dari sparepart orisinilan itu paling dikisaran 25 % - 30 % saja dari keuntungan oli paling 10 % - 25% saja itu juga sudah termasuk ongkos pasangnya. Hati – hati biasanya kita terjebak dengan jumlah omset yang besar secara keseluruhan namun, sesungguhnya mendapatkan keuntungan yang kecil hingga akhirnya usaha sulit untuk berkembang belum lagi jika kita tidak pandai – pandai menghemat keuntungan usaha. Jangan kaget jika setiap bulan Anda nihil masih lebih baik jika keuntungannya jadi barang jika tidak tentu Anda akan merasa lelah namun tak ada hasilnya.
SOLUSI
  •  Buat target usaha ke depan supaya keuangan Anda terjaga dari hal – hal yang tidak berguna.
  •   Belajar disiplin dalam pemakaian uang baik yang besar ataupun kecil.
  •   Dahulukan mana kebutuhan dan yang mana keinginan.
  •   Biasakan utamakan perencanaan skala prioritas Anda dalam menyangkut penggunaan keuangan Anda.

               Mengabaikan manajemen waktu

Tuhan memberikan jatah waktu kepada seluruh umat manusia sama 24 jam namun, manusia dalam mengefektifkan  atau mengelola waktu ada yang serius ada juga yang tidak. Sehingga hal inilah yang menjadikan nasib manusia berbeda - beda ada yang sukses adapula yang gagal. Jelas pengaruh waktu sangatlah penting bagi kesuksesan kita karena ini akan menyangkut kebiasaan dan prilaku kita sehari – hari khusus kaitanya dengan kemajuan usaha kita.
Berdasarkan pengalaman dalam mengelola bengkel sepeda motor tentu banyak sekali yang mesti dibenahi misalnya :
1.      Mengatur jadual briefing satu atau dua bulan sekali untuk mengevaluasi kinerja bengkel.
2.      Menata kerapihan bengkel yang tentunya harus mendapatkan perhatian secara berkala.
3.      Menata tool – tool dan permesinan sehingga dapat membantu kenyamanan pekerja.
4.      Menata bengkel secara keseluruhan baik indoor ataupun outdoor.
5.      Membersihkan sistem computer jika bengkel Anda telah memakai jasa computer
6.      Mengecek stok opname atau data barang
7.      Menghitung presentasi prestasi karyawan.
Kegiatan – kegiatan di atas sudah pasti memerlukan perhatian dari Anda sebagai pemilik perusahaan terlebih jika bengkel Anda masih belum memiliki staf pelayan tentu agar semuanya dapat ditangani dengan baik akan memerlukan waktu yang cukup. Sebab jika Anda tidak pandai mengelola waktu tentu akan berdampak pada penampilan usaha bengkel Anda sehingga terkesan acak – acakan dan tidak profesional hal ini akan berdampak citra negatif bagi pelanggan Anda. Hal – hal seperti ini mungkin dapat diatasi dengan baik jika karyawan Anda banyak semua karyawan di beri beban tanggung jawab pekerjaan masing – masing. Namun, jika posisi usaha Anda masih dalam tahap perintisan dan karyawan Anda masih sedikit  kemungkinan besar kerapihan manajemen itu seluruhnya adalah tanggung jawab Anda semuanya. Anda harus mengorbankan sebagian waktu Anda demi usaha dan ini salah satu tantangan sang wirausaha di saat – saat menjalankan usaha semuanya dipegang dari mulai urusan – urusan besar sampai ke hal – hal yang kecil. Namun, semua itu ada manfaatnya yakni kita jadi mengetahui secara detil tentang usaha kita sehingga nantinya kita dapat mengelola usaha kita di saat usaha kita tengah berkembang.
          SOLUSI
  •     Lakukan penjadwalan kegiatan harian yang jelas  agar aktifitas kita lebih fokus dan terarah.
  •      Evaluasi kinerja bengkel per periode jangan sampai menunggu keadaan bengkel yang semakin tidak terkendali.
  •     Lakukan skala prioritas waktu Anda untuk memberikan perhatian lebih untuk usaha Anda.
  •     Jaga citra positif bengkel Anda karena ini bagian dari trik marketing bengkel Anda dalam memperoleh kepercayaan konsumen.




NB : materi lanjutan

Manajemen bengkel
Strategi promosi
-proposal
Analisis usaha
Mendirikan bengkel resmi